Sport
Pebiliar Kalsel Jendy Fokus Latihan Own Game dan Sparing Partner
Mengisi waktu luang sesudah latihan di tengah pandemi Covid-19, atlet biliar Kalsel ini menonton pertandingan-pertandingan di youtube.
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terjadinya wabah virus corona atau Covid-19, tidak semata-mata menjadi penghalang bagi atlet biliar Kalimantan Selatan, Jendy Apriadana, untuk terus berlatih meski hanya rumah.
"Di rumah saya ada meja biliar. Jadi, aktivitas latihan setiap pagi dan sore, tetap saya lakukan," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (22/4/2020).
Meski hanya di rumah, tetap saja latihannya dalam pantauan pelatih.
Mengenai menu latihan, lelaki yang akrab disapa Jendy ini menyebut fokus di own game, oneshot, drilling dan sparing partner.
"Fokus saya adalah own game dan sparring partner. Own game artinya bertanding melawan diri sendiri, bila menang dengan mencapai point 80 sampai 90, sudah mendekati sempurna. Sedangkan sparing partner, artinya kita diharapkan mengambil lawan tanding sekelas dunia," urai dia.
• Atlet Biliar Kalsel Tunda Uji Tanding dengan Juara Dunia dari Filipina
• Turnamen Biliar Kabupaten Hulu Sungai Selatan Jaring Atlet Berbakat
• Persiapan PON XX Papua 2020, Pebiliar Kalsel Ujitanding ke Malaysia dan Filipina
Selain itu, ia menambahkan materi-materi ini biasa dilakukan pengujian setiap hari Sabtu dengan metode score point.
"Selain materi own game dan sparing partner, ada juga materi lain seperti pooting point atau melatih pukulan dan tembakan dengan target latihan tetap konsisten di level permainan 90 ke atas," imbuhnya.
Selain latihan, untuk mengisi waktu luang sesudah latihan, selalu menonton pertandingan-pertandingan di youtube.
"Sekadar mengisi waktu luang, saya nonton pertandingan melalui YouTube untuk menambah skill dan keterampilan," tambahnya.
Di samping itu, peraih medali perak dan perunggu pada Pra PON ini mengaku senang karena pengajuan dana untuk mengadakan try out di Philipina, Malaysia dan Jakarta disetujui oleh Komite Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga.
"Pengajuan dana kami disetujui untuk melaksanakan try out di tiga tempat. Hanya masalahnya, ditunda, karena ada pandemi corona ini," akuinya.
Lelaki yang bermain di meja bola 8 dan 15 ini juga mengaku senang karena honor dari dinas tetap jalan.
Sementara itu, pelatih biliard Bola 8 dan 15, Andi, mengakui persiapan khusus untuk Jendy sudah sangat bagus.
• Pebiliar Kalsel Rajai Turneman Biliar di Palangkaraya, Terjadi All Banjarmasin Final
• Target Hanya Dua Emas, Pebiliar HSU Justru Juara Umum Kejurprov Biliar Kalsel 2019
• Biliar Tambah Medali dan Loloskan Lima Pebiliar Kalsel ke PON Papua
Ia mengatakan menghadapi PON kali ini persiapannya sangat baik dibanding dengan persiapan-persiapan tahun sebelumnya.
Selain karena waktunya yang panjang, pengajuan dana ke KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengadakan tur uji coba ke Malaysia, Philiphina dan Jakarta telah disetujui.
"Kenapa memilih Philipina dan Malaysia, karena di sana tempat berkumpul para pemain biliar kelas dunia. Selain itu, kami memilih tempat itu karena untuk melatih mental atlet," ujarnya.
Andi juga mengaku senang karena dari KONI menyediakan pembina psikologi dengan tujuan untuk mengajak para atlet mengomunikasikan keluhan-keluhan.
Ia berharap uji coba bisa terlaksana, meskipun harus ditunda akibat terjadinya pandemi Covid-19.
Kemudian kepada para atlet biliar, Andi mengimbau tetap menjaga kesehatan, fokus latihan dan terus mengadakan evaluasi-evaluasi bilamana ada kesalahan-kesalahan.
"Bila ada kesalahan-kesalahan kecil, cepat dikomunikasikan dan intinya tetap semangat," tambahnya.
Ditimpali pelatih biliard Kalsel sekaligus Ketua Harian POBSI, Fathuliansyah, persiapan tetap dilakukan di rumah masing-masing dan tetap diawasi oleh para pelatih.
• Sejarah Biliar Kalsel Tidak Ikut Semua Nomor Pra Pon, Ini Penyebabnya
• Biliar Serahkan Data Atlet Wasaka ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel
• Dua Pebiliar Andalan Pobsi Kalsel Ujitanding ke Yogyakarta
"Latihan tetap dilaksanakan di rumah masing-masing dan diawasi para pelatih," ujarnya.
Ia juga menambahkan kepada para atlet diberikan materi own game dan sparing partner.
Kedua materi ini menurut Fathul adalah yang paling tepat, di tengah terjadi pandemi Covid-19.
"Kami berikan materi own game dan sparing partner, dengan ketentuan tetap mempertahankan poin di atas 80," tambahnya.
Kepada para atlet biliar, Fathul juga berpesan tetap jaga kesehatan, terus fokus latihan dan tetap menjaga fisik, teknik dan mental.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)