Hari Bumi 2020
Selamat Hari Bumi Rabu 22 April 2020, Simak Sejarah Peringatan Hari Bumi 2020
Hari ini dikenal sebagai Hari Bumi, Rabu 22 April 2020, Simak Sejarah Peringatan Hari Bumi 2020
Editor: Royan Naimi
BANJARMASINPOST.CO.ID – Hari ini Rabu 22 April 2020 diperingati sebagai Hari Bumi. Selamat hari Bumi 2020. Apa itu hari bumi? Bagaimana pula sejarah dan maknanya?
Bagi penggiat alam bebas dan pecinta alam, Hari Bumi meurpakan hari yang penting.
Hari Bumi adalah acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi lingkungan di planet ini dan meningkatkan kesadaran publik tentang polusi.
Dimulai sebagai gerakan akar rumput, Hari Bumi mendapat dukungan dari beberapa pihak untuk pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) dan berkontribusi pada pengesahan UU Udara Bersih, UU Peningkatan Kualitas Air, UU Spesies Terancam Punah, dan beberapa undang-undang lingkungan lainnya.
• Deretan Ucapan Selamat Hari Bumi 2020 Share WA dan IG, Earth Day di Tengah Wabah Virus Corona
• Hari Bumi ke-50 atau Earth Day Hari Ini, Begini Cara Mudah Mengetahui Perubahan Iklim
• Guru dan Staf SMAN 1 Halong Kumpulkan Iuran, Beli Sembako dan Masker untuk Siswa dan Warga
• Ceramah Ustadz Abdul Somad Sambut Ramadhan 2020, Dari Bertaubat Hingga Siapkan Uang
Inilah Sejarah Hari Bumi
Dilansir Live Science, Rabu (18/4/2017), adapun gagasan munculnya Hari Bumi pertama kali digalakkan oleh pengajar lingkungan Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970.
Tepatnya pada 1969, Nelson mulai tergerak setelah melihat kerusakan lingkungan akibat tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California.
Ia kemudian terinspirasi untuk mengorganisir melakukan pengajaran secara nasional yang berfokus pada mendidik masyarakat tentang lingkungan.
Nelson merekrut Denis Hayes, lulusan baru Stanford University yang aktif secara politis, sebagai koordinator nasional, dan membujuk Pete McCloskey dari California untuk menjadi wakil ketua.
Dengan staf 85 orang, mereka dapat mengerahkan 20 juta orang di seluruh Amerika Serikat pada 20 April 1970 guna melangsungkan protes.
Selain itu, orang-orang tersebut juga mengadakan diskusi di area publik untuk berbicara tentang lingkungan dan menemukan cara untuk mempertahankan planet ini.
"Kelompok-kelompok yang telah berjuang melawan tumpahan minyak, pabrik-pabrik pencemar dan pembangkit listrik, pembuangan limbah mentah, pembuangan racun, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, dan kepunahan satwa liar tiba-tiba menyadari bahwa mereka memiliki nilai-nilai yang sama," menurut catatan History of Earth Day oleh Earth Day Network.
Pada peringatan ke-10 Hari Bumi, Nelson menuliskan artikel untuk EPA Journal.
"Pada hari itulah orang Amerika memperjelas bahwa mereka memahami dan sangat prihatin atas kerusakan lingkungan kita dan pembuangan sumber daya kita secara sembarangan," kata Nelson.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mahasiswa-fkip-unlam-ikut-memperingati-hari-bumi-dengan-menanam-pohon-di-samping-kampus_20170422_143246.jpg)