Solidaritas di Tengah Pandemi
VIDEO Aksi Dosen Uniska Beri Telur kepada Warga Terdampak Covid-19
Bantuan Uniska berupa telur kepada warga karena lebih simpel dan juga membantu peternak ayam di Kalsel.
Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah, dosen-dosen di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin (Uniska) menggelar aksi sosial.
Aksi sosial tersebut berupa pemberian bantuan telur kepada karyawan Uniska, sekuriti, petugas kebersihan, serta warga terdampak pandemi Covid-19.
Secara simbolis bantuan telur sebanyak 375 rak (11.250 butir) tersebut diserahkan Rektor Uniska, Abdul Malik, kepada perwakilan penerima di Gedung Rektorat Uniska, Jalan Adhyaksa, Banjarmasin, Kamis (23/4/2020).
"Kenapa kami memilih untuk membagikan telur. Karena selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau PSBB, semua disuruh tinggal di rumah. Beras sudah ada, jadi kalau mau masak tinggal goreng telur, lebih simpel. Selain itu, telur juga memiliki daya tahan yang relatif lama kalau disimpan," ungkap Rektor.
• Jadwal Imsak Kota Banjarmasin, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta dan Makassar di Ramadhan 1441 H
• Kasus Covid-19 Bisa Meningkat Saat PSBB, Ini Penjelasan Jubir GTPP Banjarmasin
• Penyebab Kematian PDP Asal Kota Banjarmasin Terungkap, Gugus Tugas Covid-19 Sebut Ini
• UPDATE Covid-19: Positif Virus Corona di Kalsel Meningkat Lagi, Terbanyak di Kota Banjarmasin
Ditambahkan Wakil Rektor 2 Uniska, Hj Siti Erlina, tiap satu keluarga mendapatkan bantuan satu rak telur (berisi 30 butir telur).
"Tiap keluarga dapat satu rak dan kami antar langsung ke rumah warga," Jelas Erlina.
Ditambahkannya, alasan lain yang mendasari pihaknya untuk memilih memberi bantuan telur adalah karena dampak pandemi Covid-19 juga sangat dirasakan oleh para peternak ayam petelur.
Saat ini, penjualan telur menurun drastis sementara harga pakan ayam mahal.
"Jadi dalam hal ini kami juga ingin ikut membantu para peternak ayam yang ada di Kalsel. Mereka juga terdampak pandemi Covid-19 ini. Karena, membuat penjualan menurun, sementara biaya untuk pakan ayam mahal," katanya.
Tidak kalah penting, lanjut Erlina, pemilihan telur sebagai bentuk bantuan adalah karena kandungan gizi dan proteinnya yang sangat baik untuk tubuh.
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu penerimanya, khususnya dalam menyambut datangnya bulan ramadhan tahun ini," harapnya. (Banjarmasinpost.co. id /Noor Masrida)