Sport
Pelatih Kempo Kalsel Berharap Kejuaraan Pelajar Sering Digelar
Belum menyebarnya pengurus ke daerah-daerah secara merata di Kalimantan Selatan membuat kempo kesulitan dalam mencari atlet.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANAJRMASIN - Tidak seperti cabang bela diri lainnya, kempo di Kalimantan Selatan masih sangat minim dalam hal pelatih berkualitas untuk membina para kensi yang berlaga di ajang nasional.
Pelatih PON Kempo Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Agus Haryanto, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (27/4/2020), keterbatasan pelatih ini akibat belum populernya olahraga kempo di Kalsel.
"Kempo masih banyak belum dikenal oleh masyarakat di Kalimantan Selatan. Ini menjadi tantangan bagi pengurus Perkemi Kalsel untuk lebih mengembangkan olahraga kempo ini," ujar dia.
Saat ini tambah Agus, Perkemi Kalsel baru memiliki 10 cabang di kabupaten dan kota.
Belum menyebarnya pengurus ke daerah-daerah secara merata, membuat kempo kesulitan dalam mencari atlet.
"Masih kurangnya pelatih, sehingga belum banyak dojo-dojo baru yang bisa dibuka di daerah," imbuh Agus Haryanto.
• Kejuranas Pra PON XX 2020 Cabang Kempo di Banjarbaru, Perkemi Kalsel Targetkan Atletnya Lolos ke PON
• Turunkan 21 Atlet, Porkemi Kalsel Targetkan Tiga Emas di Kejurnas Kempo Banjarbaru
• Kenshi Kalsel Mendulang Dua Emas, Satu Perak dan Satu Perunggu di Kejurnasdo Kempo 2018
Namun dengan keberhasilan kempo merebut satu tiket lolos ke PON XX di Papua, Agus yakin kempo akan semakin banyak digemari.
"Regenerasi kempo juga akan berjalan dengan baik, jika melihat beberapa prestasi Kenshi asal Kalimantan Selatan di event nasional," ujar dia.
Agus memberikan contoh anak didiknya, Desy Jakal di ajang Pra PON di Banjarbaru berhasil mempersembahkan emas di kelas 60 kilogram.
Sebelumnya, Desy sukses meraih emas di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) pada tahun 2019.
Dengan dua keberhasilan itu, kata Agus, dirinya yakin apa yang ditargetkan oleh Koni Kalsel dan Dispora Kalsel menyumbang satu medali emas bisa diwujudkan.
"Target kami di PON yang akan datang, bisa merebut medali emas," ujar dia.
Saat ini atlet Kempo rutin menggelar latihan di Banjarmasin.
Selain Desy, juga ada beberapa atlet junior lainnya yang ikut berlatih.
"Kami berharap agar pengprov dan pengkot dan pengkab bisa lebih sering lagi menyelenggarakan kejuaraan untuk pelajar, sehinga akan menarik para pelajar untuk ikut berlatih kempo," pungkas dia.
(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/desy-jakal-kiri-atlet-kempo-kalimantan-selatan.jpg)