Berita Tanahlaut
Stok Darah di Tanahlaut Susut Drastis, PMI Beri Paket Ini Bagi Pendonor
Stok atau persediaan darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menipis
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Stok atau persediaan darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menipis.
Dari keperluan ratusan kantong darah per bulannya, stok yang ada saat ini cuma puluhan kantong.
Kondisi itu cukup merisaukan pengurus PMI setempat, apalagi belakangan ini pendonor cenderung berkurang.
"Sejak adanya wabah virus corona (covid-19), stok darah kami menurun drastis dan cukup mengkhawatirkan," ucap Ketua PMI Tala H Syahrian Nurdin, Selasa (28/4/2020).
• PT Arutmin Indonesia Tambang Satui Gelar Donor Darah, Bantu Stok Darah PMI Saat Pandemi Covid-19
• Atasi Menipisnya Stok Darah, Siswa Sespimmen Dikreg ke-60 ini Rela Darahnya Disedot
• Peduli Menipisnya Stok Darah, Polda Kalteng Gelar Donor Darah
Ia menuturkan selama ini pihaknya melayani kebutuhan darah di lima rumah sakit yang ada di Tala. Dua di antaranya RS milik Pemkab Tala yakni RSUD Hadji Boejasin di Saranghalang dan RSUD KH Mansyur di Kintap.
Lalu, tiga RS swasta yaitu RSU Borneo Citra Medika di bundaran Angsau.
RSIA Ainun di Matah di kawasan jalan raya Takisung dan RSIA Ibunda di dekat simpang tiga Saranghalang di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari.
Syahrian menuturkan kebutuhan darah untuk lima rumah sakit tersebut perbulannya sekitar 300 hingga 350 kantong.
Sementara stok yang ada saat ini hanya 30-an kantong.
Meski begitu sejauh ini stok di PMI Tala yang beralamat di Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, tak pernah kosong.
"Alhamdulillah selalu ada lagi tambahan darah yang masuk ketika ada yang keluar," paparnya.
Namun susut drastisnya stok darah yang terjadi sejak sekitar beberapa pekan terakhir memunculkan kekhawatiran tersendiri. Karena itu, PMI Tala memutar otak guna menggenjot kembali persediaan darah.
"Saya dan rekan PMI Tala membuat terobosan berupa pemberian bingkisan menarik bagi pendonor," cetus Syahrian.
Pihaknya menyediakan paket bakulan dan beras kemasan lima kilogram.
Paket bakulan berisi bahan pangan antara lain susu, teh, gula dan lainnya. Jadi, pendonor dapat memilih satu di antaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bingkisan-untuk-pendonor.jpg)