Wabah Corona di Kalsel
VIDEO GTPP Covid-19 Kalsel Sebut 20 Orang Sembuh dan 10 Meninggal
GTPP Covid-19 Kalsel mengatakan pasien yang meninggal selain karena terpapar virus corona juga ada beberapa penyakit lain sebagai penyerta.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kasus positif terpapar virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Selatan saat Rabu (29/4/2020) tercatat sebanyak 157 orang.
Hari ini diketahui ada tambahan tujuh kasus positif Covid-19 baru, dua pasien meninggal dunia, serta empat orang sembuh.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Rabu (29/4/2020), via video confrence di Banjarbaru menjelaskan bahwa tujuh tambahan ini ada dari RSUD Ulin Banjarmasin sebanyak 3 orang, Rs Ratu Zaleha, 1 Kasus
isolasi mandiri di Kabupaten Barito Kuala (Batola) 4 orang.
Selain itu, juga ada dua yang meninggal terkonfirmasi positif, yakni KSCovid#147 dan KSCovid#20.
• VIDEO PT Adaro Indonesia Bantu Penanganan Covid-19 di Kalsel dan Kalteng
• Buka Musrenbang, Gubernur Kalsel Tegaskan Pemulihan Pasca Covid-19
• DPW Asperindo Kalsel Serahkan Bantuan Penanganan Covid-19 kepada Wali Kota Banjarmasin
• Dinsos Kalsel Sebut Daerah Lebih Mengetahui Penyaluran BLT
"Meninggal dunia, dua orang. Pertama, KS Covid#147#Ulin066, usia 46 tahun laki-laki Banjarmasin meninggal 28 April 2020 pukul 23.40 Wita. Kedua, KS Covid 020#Ulin029, usia 78 tahun, laki-laki, Banjarmasin, meninggal 29 April 2020 sekitar pukul 12.51 Wita," sebut Muslim.
Kemudian, Muslim menjelaskan, selain terinfeksi Covid-19, dari kasus meninggal tersebut juga ada beberapa penyakit lain sebagai penyerta.
Diuraikan Muslim lebih jauh, untuk kesemua pasien positif dirawat di rumah sakit berbeda sebanyak 36 kasus.
Adapun yang terkonfirmasi positif Isolasi mandiri atau karantina khusus sebanyak 91 orang.
Dirincinya, yakni pasien positif dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin sebanyak 20 orang, Rs Moch Anshari Saleh Banjarmasin 4 orang, RS H Boejasin Pelaihari 1 orang, RS Abdul Azis Marabahan 1 orang, RS Idaman Banjarbaru 1 orang, RS Damanhuri Barabai 3 orang, RS Bhayangkara Banjarmasin 4 orang, RS Brigjen H Hasan Basry Kandangan 1 orang dan RS Ratu Zaleha Martapura 1 orang.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)