Kisah Wadai 41 Macam

Konon Bila Ada Hajat dan Wadai 41 Macam Tak Terpenuhi, ini Risikonya

Bila hajatnya makbul, yang bersangkutan lupa menyelenggarakan selamatan dengan menyediakan wadai tersebut, keluarganya ada yang sakit atau kesurupan

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
wadai khas banjar 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setiap ada hajat yang terpenuhi misalnya diterima jadi pegawai atau lolos perguruan tinggi maupun SMA, biasanya ada yang berniat menyediakan wadai 41 macam.

"Membikin wadai itu biasanya itu untuk hajat. Misalkan kalau kabul hajat, saya akan bikin wadai 41 macam," kata Intan, salah satu pewadaian yang tergabung dalam Warung Rukun Banjarmasin.

Wadai 41 Macam Khas Banjar Ada Sejak Zaman Hindu, ini Maknanya

Kesurupan Putri Junjung Buih, Pengantin ini Minta Bikinkan Dodol dan Kakoleh

Di antara wadai yang harus dibikin itu seperti Wadak Gatas, Pare, Cincin, Cingkaruk, Apam Habang, Apam Putih, Wadai Satu, Lamang, Cucur, Kakoleh, Kakicak, Habang, Hijau, Putih, Petah, Apam Batil, Beraneka Ragam Kue Amparan Tatak, Putri Selat, dan lain-lain.

Menurut Intan, bila hajatnya makbul dan yang bersangkutan lupa menyelenggarakan selamatan dengan menyediakan wadai tersebut, keluarganya ada yang sakit atau kesurupan.

"Walau berobat ke dokter, sakitnya tak sembuh kecuali menyediakan wadai 41 macam itu," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved