Guru Zuhdi Mninggal Dunia
Mendengar Kabar Duka, Pelayat Berdatangan dari Luar Daerah dan Memadati Kediaman Guru Zuhdi
Kedatangan banyak pelayat di tengah pandemi Covid-19 disikapi sejumlah relawan dengan melakukan penyemprotan disinfektan
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mendengar jenazah KH Zuhdiannoor atau Guru Zuhdi hendak dimakamkan di Kompleks Citra Graha (KCG) Jalan A Yani Kilometer 17,5 Banjarbaru, jemaah pun berdatangan ke sana, Sabtu (2/5).
Mereka datang dari berbagai daerah.
Tidak hanya dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, tetapi juga daerah kawasan Hulu Sungai, Baritokula, bahkan Kalimantan Tengah.
Ada yang menggunakan sepeda motor, ada pula yang bermobil.
• Diiringi Derai Airmata, Ribuan Jemaah Melepas Kepergian Ulama Besar Kalsel itu
• Soal dan Jawaban SD SMP SMA Tidak Ada Belajar dari Rumah TVRI Minggu 3 Mei, Ini Jadwalnya
• Vanessa Angel Curhat Jelang Melahirkan, Hidung Mancung Di Unggahan Istri Bibi Jadi Sorotan
Menyikapi kedatangan banyak pelayat di tengah pandemi Covid-19 disikapi sejumlah relawan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di pintu masuk kompleks.
Kendaraan jemaah langsung disemprot.
Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh relawan dari Pemadam Kebakaran Seberang Mesjid Banjarmasin.
“Penyemprotan disinfektan kami lakukan tanpa perintah siapapun,” ungkap Maulana, anggota pemadam tersebut.
Jemaah juga menyadari wabah tersebut. Sebagian besar datang mengenakan masker.
Hal yang sama terjadi di rumah duka Guru Zuhdi di kawasan Masjid Jami Banjarmasin.
Ternyata jenazah dimakamkan di sekitar rumah duka di Banjarmasin.
Demi kesehatan bersama, sejumlah relawan dan petugas melakukan penyemprotan terhadap jemaah yang masuk ke kawasan Masjid Jami.
Ada pula pengecekan suhu tubuh.
Tempat cuci tangan pun disediakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20200502_tab_jemaah-di-rumah-guru-zuhdi_5.jpg)