Breaking News:

Berita HSU

Cuaca Ekstrem, Sungai Mulai Meluap Genangi Jalan, Beberapa Daerah Ini Waspada Kiriman Banjir

Saat ini sungai Negara yang berada di Kabupaten HSU juga sudah mulai meluap, di beberapa titik bahkan sudah menggenangi jalan.

banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Jalan Desa Pelampitan yang terendam air karna luapan sungai negara 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Beberapa hari terakhir curah hujan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengalami kenaikan.

Meskipun sebenarnya puncak musim penghujan sudah lewat. Ditambah ada kiriman dari sungai Tabalong dan Balangan. 

Saat ini sungai Negara yang berada di Kabupaten HSU juga sudah mulai meluap, di beberapa titik bahkan sudah menggenangi jalan.

Seperti di Jalan Palampitan yang lokasinya memang cukup dekat dengan sungai Negara. 

Luapan air ini menggenangi jalan utama sehingga membuat pengguna jalan harus ekstra hati hati saat melintas.

Tinggi genangan juga bebeda mulai dari semata kaki orang dewasa bahkan ada yang lebih dalam saat jalan lebih rendah. 

Tips Dapat Token Listrik Gratis PLN Mei 2020 via Login www.pln.co.id atau WA 08122123123

Dampak Pandemi Corona, Dinas Pertanian Kabupaten HSU Tunda Perluasan Lahan

Yana salah satu pengguna jalan mengatakan harus lebih hati hati saat melintas karena air cukup tinggi yang menggenang jalan. Dan jika ada pengguna jalan lain yang melintas juga bisa menyemburkan air. 

“Khawatir jika ada jalan yang berlubang, karena saat digenangi air maka lubang tidak akan kelihatan dan bisa menyebabkan terjatuh,” ujarnya. 

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD HSU, Sugeng Riyadi mengatakan informasi dari BMKG Kalsel saat ini memang tengah dalam masa cuaca ekstrim.

“Untuk di Kabupaten HSU cuaca ekstrim hanya dengan bertambahnya curah hujan, karenanya beberapa waktu lalau terjadi hujan dalam waktu yang lama, dan kondisi ini kemungkinan sesuai perkiraan masih akan berlangsung sampai tiga hari kedepan,” ujarnya.

Daerah yang perlu waspada dengan adanya kiriman banjir adalah di Desa Danau Terate, Murung Pandang dan Pandawaan di Kecamatan Babairik yang lokasinya memang lebih rendah sehingga mendapatkan kiriman air dari daerah kota Amuntai. 

“Di beberapa titik di Kota Amuntai juga sudah mulai terendam namun karena kondisi ini sudah sering terjadi saat curah hujan tinggi maka air sungai akan meluap, karenanya warga sudah bisa melakukan pencegahan agar air tidak masuk rumah,” ujarnya. 

Sugeng Riyadi berpesan kepada seluruh warga untuk lebih berhati hati saat ada genangan air, salah satunya menjaga anak-anak untuk tidak bermain di sungai juga menjaga instalasi rumah agar tidak terjadi korsleting listrik. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved