Spirit Ramadan
Kenangan Ramadan Bupati Tanahbumbu, Pernah Jadi Pengisi Air Wudu
Beranjak remaja, Sudian aktif di masjid lingkungan tempat tinggalnya, iabahkan pernah mendapat tugas sebagai pengisi bak air tempat wudu.
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Berlatar belakang sebagai remaja masjid, Bupati Tanahbumbu, H Sudian Noor, terbiasa dengan kehidupan masjid dan beraktivitas di sana.
Semasa muda, hari-harinya lebih banyak dihabiskan di masjid.
Baik itu salat berjemaah hingga tadarusan bersama.
Terlebih saat bulan suci Ramadan.
Kecintaannya kepada masjid tumbuh sejak kecil yakni saat masih di bangku sekolah dasar di Kotabaru.
• Ratusan Tionghoa Muslim Datang Setiap Hari ke Masjid Lautze di Jakarta Pusat ini
• Skenario Terburuk Pernikahan Cita Citata dan Roy Geurts Diungkap, Dokumen Ini Pengganjalnya
• Ucapan Didi Kempot pada Mamiek Prakoso Terbukti Jadi Kenyataan, Ungkap Soal Meninggal Dunia
Ketika itu sekolahnya ada di bawah masjid.
Beranjak remaja, Sudian aktif di masjid lingkungan tempat tinggalnya.
Dia bahkan pernah mendapat tugas sebagai pengisi bak air tempat wudu dan pemasang sajadah.
Menjadi muazin juga menjadi kebiasaannya.
Saat tinggal di Jalan Pesantren Desa Kampungbaru Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu, di seberang rumahnya ada masjid.
Sudian Noor pun menjadi ketua renovasi dan bendahara masjid.
“Jadi semua hal yang berkaitan dengan masjid, sudah biasa dan pernah saya lakukan,” kata bupati tersebut.
Namun Ramadan kali ini, Sudian tak bisa ke masjid lantaran pandemi virus corona.
Semua dianjurkan melaksanakan salat di rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-tanbu-h-sudian-noor-di-rumah-tahfidz-leadership-pt-arutmin-indonesia.jpg)