Kriminalitas Regional

Daging Sapi Campur Daging Babi Beredarl di Bandung, Seminggu Jual 63 Ton & Harga Beda Rp 30 Ribu

Dilaporkan dalam satu tahun komplotan penjual daging babi ini bisa menjual hingga 63 ton atau 600 kilogram per minggunya.

Editor: Didik Triomarsidi
WARTA KOTA
Ilustrasi Lapak daging sapi. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga di Kabupaten Bandung digegerkan dengan tertangkapnya 4 pelaku penjual daging babi dicampur daging sapi.

Dilaporkan TribunJabar, dalam satu tahun komplotan penjual daging babi ini bisa menjual hingga 63 ton atau 600 kilogram per minggunya.

Daging tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran.

"Jadi, biasanya daging ini (daging babi yang diolah menyerupai daging sapi) ditawarkan dengan harga yang relatif lebih murah."

"Artinya, bisanya ada perbedaan Rp 20 ribu-Rp 30 ribu dari harga pasaran," kata Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Sembarangan Pasang Foto Nyonya Meneer, Ahli Waris Gugat PT Bumi Rp 543 Miliar

Gaji Pengawal Betrand Peto & Thalia Disinggung Nikita, Ruben Onsu Sebut Juga Ajudan Sarwendah


Polisi menangkap pedagang daging babi yang diserupakan dengan daging sapi di Bandung.. (Polresta Bandung)

Mencuatnya kasus ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang-orang yang ingin membeli daging sapi, khususnya umat Muslim yang mengharamkan daging babi atau celeng.

Bagi orang awam, membedakan daging sapi yang dioplos daging babi memang cukup sulit.

Hal ini karena keduanya memiliki bentuk dan warna yang sekilas menyerupai.

Oleh karenanya, kita perlu cerdas dalam mengetahui perbedaan antara daging babi dan sapi.

Berikut ini cara untuk mengetahui perbedaan antara daging sapi dengan daging babi atau celeng, seperti dilansir agroindustri.id:

1. Warna daging

Dilihat dari warna dagingnya, daging babi memiliki warna lebih pucat, sedangkan daging sapi cenderung kemerahan.

Jika dilihat secara detail, daging babi akan sangat mirip dengan daging ayam.

2. Serat daging

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved