Sentra Pembibitan Bunga Hias

Bunga Hias Desa Purut Dibeli Kolektor Bunga Luar Tapin

Sentra pembibit bunga hias di bumi Ruhui Rahayu terletak di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Noor Bidiati, pelaku usaha jual bunga hias di Jalan Nasional Desa Purut RT 01 RW 01 Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalsel. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sentra pembibit bunga hias di bumi Ruhui Rahayu terletak di Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin.

Sebab terdapat belasan rumah yang berada di sisi Jalan Nasional, halaman rumah dipenuhi berbagai jenis bunga hias dalam pot.

Sebagian di halaman rumah itu ada tulis jual bunga hias atau jual berbagai macam bunga hias.

Desa Purut berjarak sekitar 5,5 kilometer dari Rantau, ibukota Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penjualan Bunga Hias di Desa Purut Terdampak Pandemi Covid-19

Koleksinya Bermacam Jenis, Pelaku Usaha Bunga Hias di Tapin Saling Tukar Bibit

Terampil Bikin Bibit Bunga Hias, Ternyata Ilmunya dari Mahasiswa KKN

Ya, pelaku usaha bunga hias itu kalangan perempuan dan emak-emak.

Berbagai jenis bunga hias koleksi mereka susun di halaman rumah untuk dijajakan dari harga belasan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah.

Koleksi bunga hias dalam pot khusus dari ukuran kecil yang digantung atau disusul di rak hingga ukuran besar yang diletakkan di halaman.

Keberadaan mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Purut, andil dalam mencetak sumber daya perempuan di Desa tersebut.

Noor Bidiati mengaku mampu memperbanyak koleksi bunga hias di halaman rumahnya karena diajari mahasiswa yang KKN cara membuat bibit bunga lebih banyak dan berkembang.

"Mahasiswa dari Unlam yang mengajari saya cara membibit bunga hias ini. Asalnya sedikit beli bibirnya, kemudian dikembangkan menjadi banyak," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (17/5/2020).

Bidiati mengaku tanah yang menjadi media tanam bunga hias dari campuran kotoran sapi sebagai pupuknya dan sekam padi.

"Tanah bercampur kotoran sapi itu tidak langsung. Tapi diproses beberapa hari, baru dipindah ke pot tanaman bunga hias," katanya.

Sebelum pandemi wabah virus corona atau Covid-19 melanda Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Koleksi bunga hias di halaman rumah Noor Bidiati, selalu disinggahi para pengendara yang melintas di Jalan Nasional Desa Purut, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved