Berita Banjar

Jembatan Gantung Desa Benteng yang Ambruk Segera Dibongkar, Begini Nasib Jembatan Selanjutnya

Dinas PUPR Kabupaten Banjar memastikan akan menonaktifkan pemakaian jembatan gantung Desa Benteng Kecamatan Pengaron yang ambruk ke sungai

istimewa
Jembatan gantung di Desa Benteng Kecamatan Pengaron yang ambruk ke sungai segera dilakukan pembongkaran 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas PUPR Kabupaten Banjar memastikan akan menonaktifkan pemakaian jembatan gantung Desa Benteng Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang kemarin ambruk dan menelan dua orang warga masuk sungai.

Jembatan desa benteng pengaron ujar Kabid Bina Marga Solhan kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (19/5/2020) dibangun sekitar tahun 1988 hingga 1989.

"Saat ini yang harus kita lakukan adalah melakukan pembongkaran dan pembersihan lokasi jembatan sesegera mungkin, guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya

Dengan akan dibongkarnya jembatan yang sudah ambruk maka jelas Solhan tak ada perbaikan jembatan. Terlebih jembatan yang sudah uzur.

Mengejutkan! 14 Tenaga Kesehatan Rapid Test Reaktif, Sembilan Puskesmas di HST Terancam Ditutup

Pendaftaran SBMPN Politeknik Negeri Banjarmasin, Humas Poliban: Tes Tertulis Diganti Tes Portofolio

Pemerintah Larang Shalat Idul Fitri Berjamaah di Masjid atau di Lapangan, Ini Penjelasannya

"Kalaupun kita bangun lagi perlu anggaran yang besar sementara akses jalan alternatif tidak ada masalah karena sudah ada jembatan baru beton rangka baja di Pengaron," jelasnya.

Jembatan permanen yang sudah dibangunkan sebagai pengganti jembatan gantung terangnya lebih representatif untuk akses transportasi warga.

"Jaraknya dengan jembatan gantung juga hanya sekitar 500 meter," tambahnya.

Jembatan gantung sendiri hingga kemarin masih digunakan warga menuju pasar Pengaron lantaran dianggap sebagai jalan pintas menuju pasar. Jembatan gantung dianggap lebih dekat sampai ke pasar dibandingkan jembatan baru.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved