Indonesia Lawyers Club

LINK Live Video Streaming TV One ILC Malam Ini Membahas Indonesia Terserah

Live Streaming TV One Indonesia Lawyers Club (ILC) malam ini, Selasa (19/5/2020) membahas tagar populer Indonesia Terserah.

Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rahmadhani

EDITOR : Rahmadhani
BANJARMASINPOST.CO.ID - Mulai pukul 20.00 WIB, Live Streaming TV One Indonesia Lawyers Club (ILC) malam ini, Selasa (19/5/2020) yang membahas tagar populer Indonesia Terserah.

Live Streaming ILC Tv One malam ini dapat diakses di website Video Streaming TV One dan Youtube TV One, seperti yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari Instagram TV One.

Live Streaming ILC malam ini, bersama Karni Ilyas, akan membahas mengenai pasar dan bandara justru ramai menuju Lebaran selama pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Pemerintah Larang Shalat Idul Fitri Berjamaah di Masjid atau di Lapangan, Ini Penjelasannya

Hasil Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Diumumkan Jumat 22 Mei 2020, Cek Jadwalnya

"PSBB msh diberlakukan. Imbauan agar sholat Ied dilakukan di rumah, juga terus disuarakan. Namun Pasar dan Bandara justru ramai menuju Lebaran. Kerumunan tak terelakan," tulis akun instagram TV One pada Selasa (19/5/2020).

ILC turut menuliskan mengenai tagar Indonesia Terserah yang muncul ke permukaan.

* LIVE STREAMING TV ONE

Link Live Streaming ILC di TV One malam ini dapat diakses dengan mengklik tautan berikut ini :

Website

Youtube

Jadwal & Live Streaming TV One ILC Malam Ini Selasa 19 Mei : Lebaran Ala Corona

* Cegah Penumpukan Calon Penumpang Terulang, Bandara Soetta Batasi Frekuensi Penerbangan

PT Angkasa Pura II (Persero) mambuat kebijakan baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat (15/5/2020), ditengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), salah satu cara dengan membatasi frekuensi penerbangan guna terciptanya physical distancing bagi calon penumpang saat memproses keberangkatan rute domestik.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, pembatasan penerbangan tersebut dilakukan pada terminal 2 dan 3.

Kebijakan tersebut merupakan penataan kembali sistem antrean penumpang dan pembatasan frekuensi penerbangan.

"Untuk frekuensi penerbangan 5 hingga 7 penerbangan per-jam hanya di terminal 2 saja. Dipastikannya jumlah penumpang di setiap penerbangan hanya 50 persen dari kapasitas kursi pesawat," kata Awaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat yang dikutip dari Kompas.com.

Awaluddin menjelaskan, kebijakan baru tersebut menjadikan keberangkatan penumpang baik di terminal 2 dan 3 menjadi lancar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved