Berita Nasional

Heboh Wacana Kelas BPJS Kesehatan Setara, Nasib Peserta Kelas 1 2 dan 3?

Heboh Wacana Kelas BPJS Kesehatan Setara, Nasib Peserta Kelas 1 2 dan 3?

Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) membeberkan rencana penghapusan kelas dalam program jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan.

Ini artinya kelas 1, 2, dan 3 untuk peserta mandiri BPJS Kesehatan yang ada saat ini akan tergabung menjadi hanya satu kelas. 

"Jadi konsep ideal BPJS Kesehatan ke depan, diharapkan hanya akan ada satu kelas tunggal di JKN," ujar Anggota DJSN Muttaqien, dikutip dari detikcom, Rabu (20/5/2020). 

Akhirnya Pemerintah Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan, 132,6 Juta Peserta Kebagian

Promo Kuota Gratis 30 GB Telkomsel, XL - Axis & Indosat, Paket Internet Murah 15 GB Rp 25 Ribu?

Bacaan Doa Nabi Muhammad SAW untuk Raih Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Pengadaan kelas tunggal atau yang disebut oleh DJSN sebagai kelas standar ini didorong sebagai upaya untuk menerapkan kembali prinsip ekuitas yang tertuang dalam amanah Undang-Undang (UU) No.4 Tahun 2014 Pasal 23 Ayat (4). 

"DJSN dalam jangka panjang ingin mengembalikan amanah UU tersebut yang menyatakan bahwa dalam hal peserta membutuhkan rawat inap di rumah sakit, maka kelas pelayanan di rumah sakit diberikan berdasarkan kelas standar.

Sehingga tidak ada kelas di rawat inap RS. Hal ini untuk memastikan adanya prinsip ekuitas untuk memastikan bahwa semua rakyat mendapatkan hak yang sama tanpa dibedakan kelas sosial maupun ekonomi masyarakat," katanya.

Namun Muttaqien mengatakan, rencana penghapusan kelas ini akan dilakukan secara bertahap dimulai dari 2021-2022 mendatang.

Hal ini karena harus menunggu dulu kesiapan Rumah Sakit (RS). Setelah itu, barulah kelas tunggal benar-benar bisa diterapkan seutuhnya pada 2024 mendatang.

"Untuk menuju kelas tunggal tersebut, maka membutuhkan waktu terkait konsep dan spesifikasi kelas standar, kesiapan RS, pendanaan, maupun harmonisasi regulasi.

Sehingga proses tersebut akan dilaksanakan bertahap. Untuk tahap awal, akan ditetapkan dua kelas standar dulu dimulai 2021-2022, setelah itu kita evaluasi dulu, barulah di 2024 mulai kelas tunggal,"pungkas Muttaqien. 

Rencana penghapusan kelas peserta BPJS Kesehatan ini sudah disetujui dalam rapat tingkat menteri. Kebijakan ini juga sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 54 A dan 54.

Pengecekan dan pemberian informasi formulir kepesertaan mandiri di Kantor BPJS Ketenagakerjaan.
Pengecekan dan pemberian informasi formulir kepesertaan mandiri di Kantor BPJS Ketenagakerjaan. (banjarmasinpost.co.id/mariana)

Adapun bunyi Pasal 54 A perpres tersebut adalah sebagai berikut : Untuk keberlangsungan pendanaan Jaminan Kesehatan, Menteri bersama kementerian/lembaga terkait, organisasi profesi, dan asosiasi fasilitas kesehatan melakukan peninjauan Manfaat Jaminan Kesehatan sesuai kebutuhan dasar kesehatan dan rawat inap kelas standar paling lambat bulan Desember 2020.

Artinya, akhir tahun ini, penyesuaian terhadap kartu peserta BPJS Kesehatan seharus sudah bisa mulai dijalankan.

Artikel ini tayang di Gridhealth.id dengan judul Ada Rencana Kelas Standar, BPJS Wacanakan Tak Ada Lagi Kelas 1 Hingga Kelas 3

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved