Kriminalitas Regional

45 ABK Indonesia di Kapal Asing Belum Digaji Total Rp 2,9 Miliar, Ada Unsur Pidana TPPO

Kerugian materiil berupa gaji yang belum dibayarkan ke 45 ABK Indonesia bila ditotal sebesar Rp 2.928.459.000

BBC Indonesia
Para ABK di salah satu kapal penangkap ikan berbendera China. 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak 45 anak buah kapal (ABK) Indonesia di kapal ikan asing mengaku gajinya tidak dibayar oleh perusahaan yang memberangkatkannya.

Berdasarkan keterangan dari pihak kuasa hukum para ABK, Maxie Ellia Kalangi, para kliennya diberangkatkan oleh PT SAI.

“Kerugian materiil berupa gaji yang belum dibayarkan, bila ditotal sebesar Rp 2.928.459.000,” kata Maxie melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

“Dan kerugian immateriil yang tidak bisa dinilai dengan uang yaitu berupa kerugian kesengsaraan dengan rusaknya hubungan keluarga akibat belum dibayarkan gaji,” sambungnya.

Penampakan 3 Balita Dekil & Kotor, Kelelahan Setelah Ikut Ibunya Jalan Kaki 10 Km Demi Sesuap Nasi

Menangis Menghiba di Pinggir Jalan, Pria Ini Jual Blender Bekas karena Tak Punya Uang Beli Beras

Cara Dapatkan Tambahan Kuota 10GB & Bonus Isi Ulang dari Tri Indonesia, Plus Double Pulsa 100 Persen

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2017 hingga 2019.

Maxie menuturkan, musyawarah antara para ABK dengan Presiden Direktur PT SAI Rustoyo sempat dilakukan pada 25 Desember 2019.

Kesepakatan, katanya, telah tercapai. Rustoyo disebut telah berjanji membayar gaji para ABK paling lambat 30 Januari 2020.

Bahkan, para ABK dan Rustoyo yang mewakili perusahaannya telah membuat perjanjian bersama.

“Namun kenyataannya setelah tanggal 30 Januari 2020 tidak juga dibayarkan gaji para ABK,” tuturnya.

Usaha pihak kuasa hukum menghubungi Rustoyo melalui sambungan telepon maupun menyurati PT SAI juga tidak membuahkan hasil. Menurut Maxie, keberadaan Rustoyo tak diketahui.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved