Idul Fitri 2020

Lafadz Niat dan Cara Shalat Idul Fitri di Rumah Saat Pandemi Virus Corona

Lafadz Niat dan Cara Shalat Idul Fitri di Rumah Saat Pandemi Virus Corona, Ini Naskah Khutbah Idul Fitri sesuai anjuran Nahdlatul Ulama

Kompas.com
Lafadz Niat dan Cara Shalat Idul Fitri di Rumah Saat Pandemi Virus Corona, Ini Naskah Khutbah Idul Fitri sesuai anjuran Nahdlatul Ulama. FOTO : Warga di Kampung Nelayan Nambangan menunaikan Shalat Idul Fitri 1440 H di Masjid Al Mabrur Nambangan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/6/2019). 

Editor: Rendy Nicko
BANJARMASINPOST.CO.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan cara ibadah Shalat Idul Fitri, sementara ormas Nahdlatul Ulama (NU) mengeluarkan panduan naskah khutbah Idul Fitri.

Simak Niat Shalat Idul Fitri dan Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah tepat 1 Syawal 1441 H, berikut tuntunan praktisnya, serta naskah khutbah Idul Fitri 2020. Naskah Khutbah Idul Fitri sesuai pedoman Nahdlatul Ulama (NU) ada juga.

Dalam artikel berikut ini ada panduan Shalat Idul Fitri berupa niat Shalat Idul Fitri dan tata cara Shalat Idul Fitri saat Pandemi Virus Corona, ada pula naskah khutbah idul Fitri.

Lafadz Bacaan Takbir Saat Idul Fitri 1441 H Lengkap dalam Bahasa Latin dan Indonesia

Cara Tambah Pahala di Bulan Syawal 1441 H, Ini Amalan Sunnah Sesudah dan Sebelum Shalat Idul Fitri

Puasa Syawal Seusai Idul Fitri 1441 H, Ini Bacaan Niat, Tata Cara dan Keutamaannya

Kata Mutiara dan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Cocok untuk Sosmed Saat Pandemi Virus Corona

Dalam Fatwa nomor 28 tahun 2020 itu, Sholat Idul Fitri diperbolehkan dilaksanakan di rumah dengan situasi-situasi tertentu.

Fatwa MUI tersebut menyatakan Sholat Idul Fitri 1441 Hijriah bisa digelar secara berjemaah di tanah lapang atau masjid apabila suatu daerah yang bersangkutan tidak ada kasus COVID-19, atau angka penularan sudah dinyatakan menurun oleh ahli.

Namun, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah, secara berjemaah atau sendiri (munfarid) terutama jika ia berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.

"Jika umat Islam berada di kawasan Covid-19 yang sudah terkendali pada saat 1 Syawal 1441 H, yang salah satunya ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan menurun dan kebijakan pelonggaran aktivitas sosial yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan amanah, maka salat idul fitri dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, musala, atau tempat lain," tulis fatwa MUI nomor 28 tersebut yang telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam yang dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Tribunnews, Rabu (13/5/2020).

Berikut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19 :

I. Ketentuan Hukum

1. Shalat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkadah yang menjadi salah satu syi'ar keagamaan (syi'ar min sya'air al-Islam).
2. Shalat Idul Fitri disunnahkan bagi setiap muslim, baik laki laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, dewasa maupun anak-anak, sedang di kediaman maupun sedang bepergian (musafir), secara berjamaah maupun secara sendiri.
3. Shalat Idul Fitri sangat disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjemaah di tanah lapang, masjid, musala dan tempat lainnya.
4. Shalat Idul Fitri berjemaah boleh dilaksanakan di rumah.
5. Pada malam idul fitri, umat Islam disunnahkan untuk menghidupkan malam idul fitri dengan takbir, tahmid, tasbih, serta aktifitas ibadah.

Halaman
1234
Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved