Berita Banjar

Tidak Pulang Kampung, Perantau Asal Malang Ini Silahturahmi Melalui Video Call

Arif Rahman (37), seorang perantau asal Kabupaten Malang provinsi Jawa Timur, lebaran tahun ini tidak pulang ke kampung halamannya.

banjarmasinpost.co.id/mamang
Arif Rahman (37), pedagang buah di Kertak Hanyar Kabupaten Banjar tidak bisa mudik. Untuk bersilaturahmi, dia memanfaatkan fasilitas Video Call. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Arif Rahman (37), seorang perantau asal Kabupaten Malang provinsi Jawa Timur, lebaran tahun ini tidak pulang ke kampung halamannya.

Pria yang biasa berjualan buah-buahan di pinggir Jalan A Yani KM 7, mengaku tidak mudik lantaran bukan adanya penyebaran Covid-19 dan larangan pemerintah.

Namun Arif tidak mudik lantaran sudah cukup terbantu dengan adanya teknologi di zaman sekarang, ia mengatakan cukup dengan panggilan video call, Sabtu (23/5/2020).

Lebih lanjut dengan bertatap muka didepan layar HP ia bisa melepas rindu dengan keluarganya di kampung.

Posko PSBB Kertak Hanyar, Petugas Belum Melihat Ada Tanda-tanda Pemudik Melintas

Larangan Mudik, KSOP Pastikan Tidak Ada Penumpang Menyusup Kapal Roro

Warga Tala Dukung Pemerintah Larang ASN Mudik Maupun Lakukan ini

"Sekarang cukup dengan video call di WhatsApp, bisa melihat ibu dan keadaanya sehat, saya sudah senang," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ia mengakui tidak hanya dihari lebaran mengabari ibunya tetapi hampir setiap hari menghubungi melalui panggilan telepon.

Ditambah lagi jika harus mudik dari Banjarmasin ke Malang biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit.

Beberapa tahun yang lalu ia beserta istri dan anaknya mudik ke Malang Jawa Timur, menghabiskan biaya sekira Rp 9 juta.

Dokter Tirta Kasih Selamat Buat Para Pemudik di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Maksud Sebenarnya

Kisah Pilu Rio, Jalan Kaki 440 Km Mudik Jakarta-Solo saat Berpuasa, Korban PHK Akibat Corona

"Kemaren saya pulang ke Malang habis 9 juta, bareng istri sama anak," imbuhnya.

Meski demikian arif berharap penyebaran Covid-19 di tanah air khususnya di Kalsel cepat selesai, sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal sediakala. (banjarmasinpost.co.id/mamang)

Penulis: Ahmad Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved