Berita Regional

VIDEO Update Bahar bin Smith di Lapas Nusakambangan, Viral di YouTube, Instagram dan Twitter

Video yang beredar itu memperlihatkan kondisi Bahar bin Smith di Lapas Batu, Nusakambangan dan beredar luas di dunia maya

Editor: Didik Triomarsidi
YOUTUBE
Viral video Bahar bin Smith membeberkan kondisinya di Lapas Nusakambangan 

Editor : Didik Trio Marsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, CILACAP - Bahar bin Smith saat ini berada di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Video update keberadaannya Bahar di Nusakambangan beredar luas di dunia maya.

Video yang beredar itu memperlihatkan kondisi Bahar bin Smith di Lapas Batu, Nusakambangan dan beredar luas di dunia maya.

Video dengan durasi 4,36 menit tersebut beredar melalui sejumlah akun YouTube, Instagram, dan Twitter, Senin (25/5/2020).

Kirim Foto Meteran Listrik PLN via WA 08122 123 123, Buruan Paling Lambat Besok!

Catat! Ada 60 Mal di Jakarta yang Bakal Buka Lagi 5 Juni 2020, Berikut Ancaman Gubernur Anies

Persiapan New Normal, Presiden Jokowi: TNI-Polri Dikerahkan Untuk Disiplinkan Masyarakat

Bahar tampak mengenakan kaus dan ikat kepala berwarna merah.

Dalam video tersebut, Bahar memberi kabar kepada keluarga, istri, anak, murid-murid, serta umat Islam di Indonesia.

Bahar menyatakan, sejak dijemput petugas dari pondok pesantren, kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur dan dipindahkan ke Nusakambangan, dirinya dalam kondisi sehat.

"Mulai dari saat itu sampai sekarang saya dalam keadaan sehat walafiat, alhamdulillah. Dan mulai dari saat itu sampai sekarang saya diperlakukan dengan baik, saya diperlakukan dengan bagus, saya diperlakukan sesuai dengan prosedur, sesuai dengan SOP," kata Bahar.

Bantah kabar mendapat kekerasan fisik

Bahar membantah kabar yang menyebut bahwa dirinya mendapat kekerasan fisik selama di dalam lapas.

"Tidak ada seperti kabar di luar sana bahwa saya dipukuli, saya bonyok-bonyok, diginiian, diginiin. Petugas baik-baik, tidak ada pukul-pukul, semua bicara baik, bicara bagus dan lembut," ujar Bahar.

Lebih lanjut Bahar mengatakan, sejak dipindah ke Nusakambangan, rambutnya telah dipotong.

Hal itu sesuai dengan peraturan yang berlaku, di mana warga binaan pemasyarakatan (WBP) baru harus memotong rambut.

Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020).
Petugas tim gabungan menjemput terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith untuk membawanya ke Lapas Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Selasa (19/5/2020). (Dokumentasi/Humas Ditjen Pemasyarakatan)

Terkait dengan penyakit lambung yang diderita, Bahar mengaku para petugas lapas selalu memberinya obat.

"Dan terakhir saya sampaikan kepada seluruh umat Islam, khususnya kepada murid-murid saya, dengan tidak adanya saya bersama kalian, jangan lantas menjadikan semangat kalian surut untuk membela agama, bangsa, dan negara yang kita cintai ini," kata Bahar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved