Wabah Corona di Kalsel
Rapid Test Dimasifkan di Kabupaten Tanahlaut, Begini Hasilnya
Pada tahap awal penggencaran rapid test, jelas Sukamta, jumlah orang yang reaktif melonjak dan kian bertambah banyak tiap hari
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pelan tapi pasti tren positif output penggencaran rapid test yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai terlihat.
Setidaknya hal tersebut terlihat pada orang-orang yang terdeteksi reakif saat dilakukan rapid test.
"Sesuai hasil rapid test yang dilaksanakan akhir-akhir ini, jumlah orang yang reaktif mulai berkurang," ucap Bupati Tala H Sukamta, Jumat (29/5/2020).
Pada tahap awal penggencaran rapid test, jelas Sukamta, jumlah orang yang reaktif melonjak dan kian bertambah banyak tiap hari.
• Hati-hati Belanja Produk Fashion di Mal saat New Normal, Jadi Penularan Baru Covid-19
• Rambut Betrand Peto Jadi Begini Gegara Sarwendah, Istri Ruben Onsu Mendadak Jadi Tukang Cukur
• Pria Mengaku Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara Ini Minta Jokowi Mundur, Ditangkap Polisi
Namun belakangan ini angka orang yang reaktif terus menyusut.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini menuturkan saat ini orang-orang yang menjalani karantina di Fasilitas Layanan Khusus Fasyansus) di eks RSUD Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari masih lumayan banyak.
Mereka yang menjalani karantina di fasyansus tersebut adalah orang-orang yang reaktif covid sesuai hasil rapid test.
Juga orang-orang yang terkonformasi positif terifeksi covid sesuai hasil swab test.
Data pada Fasilitas Layanan Khusus (Fasyansus) di eks RSUD Hadji Boejasin (RSHB), Jumat (29/5/2020) siang, saat ini sebanyak 161 orang yang menjalani karantina maupun isolasi.
Rinciannya, 123 orang reaktif covid dan 38 orang terkonfirmasi positif.
"Selain itu ada enam orang konfirmasi positif covid yang menjalani penanganan di Balai Diklat di Jalan Hutan Kota," jelas Koordinator Bidang Kesehatan Fasyansus eks RSHB dan Balai Diklat, Amy Hasan.
Sebanyak 138 orang telah menjalani swab test dan saat ini tinggal menunggu hasilnya, sedangkan yang belum menjalani swab test dua orang.
Sementara itu tercatat sebanyak 30 orang yang lanjut menjalani karantina.
Klasifikasi berdasar usia, tercatat empat orang anak usia 0-5 tahun (dua laki-laki, dua perempuan) yang masih menjalani karantina.
Usia 6-17 tahun 13 orang (tujuh laki-laki, enam perempuan).
Lalu, usia 18-60 tahun 142 orang (99 laki-laki, 42 perempuan), dan usia 61 tahun ke atas 12 orang (delapan laki-laki, empat perempuan).
(banjarmasinpost.co.id/roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-tala-h-sukamta-kiri-menyerahkan-swmbako-dan-sarung-kepada-perwakil.jpg)