Wabah Virus Corona

Panduan Lengkap New Normal di Tempat Ibadah, Berkegiatan di Masjid, Gereja dll Dibolehkan Lagi

Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dengan sejumlah ketentuan.

protokol dan kehumasan HSS
Ilustrasi : Salat Isya berjamaah di Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, dilakukan sebelum takbiran, dengan mengikuti protokol covid, yaitu menjaha jarak, serta pakai masker. 

Editor : Rahmadhani
BANJARMASINPOST.CO.ID - Di tengah menguatnya penerapan New Normal atau kenormalan baru, pemerintah mulai melonggarkan imbauan terkait pembatasan kegiatan keagamaan di tempat ibadah.

Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan masyarakat untuk kembali melakukan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dengan sejumlah ketentuan.

Menteri Agama mengeluarkan surat edaran nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi untuk mengatur kegiatan keagamaan di masa kenormalan baru atau new normal.

“Rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik pencegahan persebaran Covid-19," ujar Fachrul di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Wanti-wanti Pakar Epidemiologi Jika Mal Buka saat New Normal, Ingatkan Ini ke Masyarkat

Rencana New Normal Diberlakukan di Banjarmasin, Masker Jenis ini Jadi Incaran

Berikut ketentuan-ketentuan pada surat edaran yang dikeluarkan Menteri Agama:

1. rumah ibadah yang dibenarkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjamaah/kolektif adalah yang berdasarkan fakta lapangan serta angka R-Naught/RO dan angka Effective Reproduction Number/RT, berada di Kawasan/lingkungan yang aman dari Covid-19.

Hal itu ditunjukkan dengan Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/ Kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah dimaksud, setelah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat bersama Majelis-majelis Agama dan instansi terkait di daerah masing-masing.

Surat Keterangan akan dicabut bila dalam perkembangannya timbul kasus penularan di lingkungan rumah ibadah tersebut atau ditemukan ketidaktaatan terhadap protokol yang telah ditetapkan.

 2. Pengurus rumah ibadah dapat mengajukan permohonan surat keterangan secara berjenjang kepada Ketua Gugus Kecamatan/ Kabupaten/Kota/Provinsi sesuai tingkatan rumah ibadahnya.

3. Rumah ibadah yang berkapasitas daya tampung besar dan mayoritas jemaah atau penggunanya dari luar kawasan/lingkungannya, pengurus dapat mengajukan surat keterangan aman Covid-19 langsung kepada pimpinan daerah sesuai tingkatan rumah ibadah tersebut.

Suasana menjelang salat ied di Masjid An-Nur di Kompleks Gagas Permai, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, Minggu (25/5/2020) pagi.
Suasana menjelang salat ied di Masjid An-Nur di Kompleks Gagas Permai, Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, Minggu (25/5/2020) pagi. (BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY)
Halaman
1234
Editor: Rahmadhani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved