Berita Banjarbaru

Pemprov Kalsel Akan Minta Mobil Laboratorium PCR Covid-19 ke BNPB

Pemprov Kalsel minta mobil tes swab kepada BNPP tujuannya mempercepat upaya tracking dan penanganan Covid-19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Seorang warga pada saat menjalani test swab di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (21/5/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Melihat antrean sampel swab di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit di Banjarbaru hampir 3.000 , maka Pemprov Kalimantan Selatan juga berinisiasi mengambil langkah percepatan untuk menambah pelayanan tes PCR tersebut.

Satu di antara langkahnya, yakni Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel memohon adanya mobil laboratorium PCR bantuan Badan Masional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau gugus tugas pusat.

Tidak lain tujuannya mempercepat upaya tracking dan penanganan Covid-19 di Kalsel sehingga proses swab PCR, agar bisa dilakukan on the spot. Tanpa membawa hasilnya lagi ke labarotorium.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kalsel, H M Muslim, Rabu (3/6/2020), menjelaskan bahwa memang ada rencana itu.

“Kami akan mengusulkan kepada gugus tugas pusat soal ini. Dengan ini (Mobil PCR), bisa mempercepat tracking,” kata pria yang juga Kadinkes Kalsel tersebut.

3.818 Calon Haji Kalsel Batal ke Tanah Suci Tahun ini

DPRD Kalsel Minta GTPP Covid-19 Laporkan Anggaran Penanganan Covid-19

Kemenag Kalsel Bolehkan Asrama Haji untuk Tempat Penanganan Covid-19

Tim Mitigasi Covid-19 Kalsel Berdayakan Ketua RT dan Kader Posyandu

Sekedar diketahui, Pemprov Jatim sudah mengoperasikan dua mobil swab PCR untuk tracking kasus Covid-19 yang merupakan bantuan pinjam pakai dari BNPB.

“Intinya begini. Semua potensi kami lakukan. Semoga pemerintah bisa memfasilitasi. Baik itu usaha di tempat lain yang bisa PCR juga kami usahakan,” harapnya.

Sebelimnya, Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit, Slamet Mulsiswanto, mengatakan memang untuk sampel swab PCR masih antre.

"Hingga saat ini sample yang diterima dari Kalsel 7128 dan dari Kalteng 1186.
Sementara yang sudah diperiksa Kalsel 4549 dan Kalteng 1094. Jadi yang masih antre 2864 sampel," kata dia.

Pihak Balai, sambung Slamet, berupaya mempercepat hasil swab agar tidak menumpuk yakni dengan langkah bekerja lembur.

"Kami antisipasi sementara ini bekerja bekerja sampai malam termasuk hari libur terus kerja," tandas Slamet.

Bahkan pihaknya kini mengusahakan untuk menambah alat PCR lagi dari yang ada saat ini dua unit.

"Ada, kami ada rencana nambah lagi. saya di Balai sudah beli dengan dana BBTKLPP dan sedang menunggu PCR nya, semoga minggu besok tiba," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda) 

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved