Sport

Latihan Perdana Pasca Libur Panjang, Atlet Judo Kalsel Diminta Kembalikan Stamina

Para Atlet Judo Tim Moniv PELATPROV kembali melanjutkan program latihan setelah libur panjang akibat pandemi Covid-19

banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Para Atlet Judo Saat Latihan di Padepokan PSHT Cabang Banjarbaru. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Latihan pasca libur panjang akibat Pandemi Covid-19, para Atlet Judo Tim Moniv PELATPROV kembali melanjutkan program latihan.

Pelatih Judo Ricky Fazar mengatakan, latihan hari ini adalah kelanjutan program tahun ini juga, dan latihannya lebih ke dasar dikarenakan sempat vacum.

"Karena covid-19 ini, kita banyak latihan individu di rumah masing-masing," kata Ricky kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis(4/6/2020).

Sekarang para atlet judo ini, mulai lagi latihan pelan-pelan untuk mengembalikan kondisio mereka seperti sebelumnya.

Berpendidikan Perawat, Atlet Judo Ini Kini Jadi Tenaga Medis di Satpol PP dan Damkar Kalsel

Judoka Banua Patah Tangan Demi Medali Kejurnas Judo di Palu Sulteng

Pertama Kali, NPC Kalsel Kirim Judoka Blind ke Peparnas

"Yang berkaitan dengan Kondisioning ini, mengarah seperti latihan jatuhan lagi," ungkapnya.

Dia mengatakan, selain latihan jatuhan, ada juga latihan pembentukan fisik lagi.

Hal ini dikarenakan kebanyakan istirahat di rumah sehingga harus melakukan program pemulihan stamina, fisik dan diingatkan kembali tehnik-tehnik dasar.

"Arahnya lebih kesana untuk awal-awal ini," tegasnya.

Atlet asuhan Manager Judo Runik Erwanto, SH, CLA., Pelatih Yayat dan Ricky Fazar ini ada delapan orang dengan rentang usia sekitar 27 hingga 30 tahun ke atas.

Ricky mengaku dihari pertama latihan setelah kurang lebih dua bulan tidak latihan judo ini, untuk masalah kesulitannya umum saja.

"Kesulitannya itu lebih ke pemulihan kembali ke stamina dan fisik ke awal lagi," terang Risky.

Bikin Bangga SMAN 1 Martapura, Siswa Sekaligus Atlet Judo ini Persembahkan Medali Perunggu

Menurutnya, semua rata-rata atlet yang mana staminanya sudah mulai naik terus latihan individual dan tidak terkontrol sama pelatih, mungkin tidak semaksimal seperti saat dipantau langsung meskipun sesuai program yang diberikan.

"Sehingga kalau dikatakan maksimal latihan, kita sebenarnya maintenancenya untuk menjaga kondisi saja supaya jangan sampai sakit. Dan jelasnya untuk para atlet ini lebih kita siapkan lagi dari awal yang lebih mengarah ke fisik," katanya. (banjarmasinpost.co.id/siti bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved