Wabah Corona di Kalsel
17 Tenaga Medis Kabupaten Banjar Positif Covid-19
Sebanyak 17 tenaga kesehatan di Kabupaten terpapar Covid-19 berasal dari rumah sakit dan puskesmas langsung menjalani isolasi dan perawatan.
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -Sebanyak 17 tenaga medis di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Kondisi ini diungkapkan Ketua Harian GTPP Covid 19 Kabupaten Banjar, HM Hilman, saat ditemui Rabu (10/6/2020) di Mahligai Sultan Adam. Mereka itu adalah tenaga medis dari dokter umum, spesialis hingga perawat.
"Lengkap semua, artinya tenaga medis dari dokter umum, spesialis hingga perawat," terangnya.
Saat ini para tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 sedang melakukan isolasi. Tenaga medis dari RSUD Ratu Zalecha melakukan isolasi di rumah sakit, sedangkan yang di puskesmas melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
• VIDEO Semprot Disinfektan di Sini Pasca Temuan Mayat di Kabupaten Banjar
• Pelamar Tenaga Medis untuk Gedung Karantina Pemkab Banjar Sepi Peminat
Dikatakan Hilman, tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 terdiri dari tiga orang dari rumah sakit dan 15 orang dari puskesmas.
Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan tempat untuk isolasi nakes dan ASN yang terpapar Covid-19.
"Rencananya, Guest House Sultan Sulaiman bakal kami pergunakan untuk tenaga kesehatan dan ASN yang terpapar Covid-19. Sedangkan masyarakat umum, kami alihkan semua ke PSBB di Indrasari," jelasnya.
Dengan belasan tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dan harus istirahat bekerja, tentunya akan mengurangi jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Banjar.
• Janji Kadinkes Kabupaten Banjar Terkait Bidan yang Layani Ibu Hamil
• Tenaga Medis Covid-19 Kabupaten Banjar Terima Bantuan Suplemen
Memang, ujar Hilman, pihaknya tengah menyiapkan untuk rekrutmen tenaga kesehatan untuk di rumah sakit maupun di puskesmas sehingga tak mengurangi pelayanan yang baik masyarakat.
Terkait kontak para tenaga kesehatan sehingga terpapar Covid-19, menurut Hilman, diduga terpapar Covid-19 saat menjalankan tugas melakukan pemeriksaan terhadap pasien yang juga dinyatakan positif Covid-19 tetapi tanpa gejala.
"Karena itu, kejujuran warga yang berobat di puskesmas atau rumah sakit juga sangat penting agar tenaga kesehatan kita dapat mengantisipasi karena jangan sampai tenaga medis kita tumbang duluan," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/guest-house-sultan-sulaiman-ini-menurut-sekda-kabupaten-banjar-kalsel-hm-hilman.jpg)