KalselPedia
KalselPedia : Lambang Daerah Kabupaten Tabalong, Ini Maknanya
Tabalong memiliki lambang daerah berupa sebuah perisai berbentuk jantung dengan warna dasar hijau tua dan kuning emas.
Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOAST.CO.ID, TANJUNG - Tabalong yang merupakan salah satu kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki lambang daerah berupa sebuah perisai berbentuk jantung dengan warna dasar hijau tua dan kuning emas.
Bentuk Perisai mengandung arti sebagai alat pelindung, yang berarti pemerintah menjamin dan melindungi kepentingan sosial, serta ekonomi rakyat.
Sedangkan, Jantung berarti sumber atau pusat kehidupan masyarakat Tabalong.
Warna hijau tua berarti kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Tabalong dengan kekayaan yang dikandung bumi Tabalong.
• Obyek Wisata di Kabupaten Tabalong Masih Ditutup, Disporapar Lakukan Ini Bila Kembali Dibuka
• Perekaman KTP Elektronik di Disdukcapil Kabupaten Tabalong Dihentikan
• KalselPedia - Daftar SD di Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong
Kuning emas melambangkan kebesaran, kejayaan dan keagungan yang di cita-citakan oleh rakyat Tabalong untuk negara Republik Indonesia pada umumnya dan Tabalong pada khususnya.
Kemudian di dalam Perisai tersebut terdapat lukisan padi warna kuning emas dan kapas melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan, daerah Tabalong yang sebagian besar terdiri dari masyarakat petani.
Padi dan kapas melukiskan dalam satu tangkai yang terdiri dari dua belas butir biji padi, enam helai daun kapas warna hijau muda, lima tangkai bunga kapas warna putih dan rantai baja warna kuning emas enam buah berkait, menggambarkan kesatuan yang kokoh membaja dari semua golongan dan aliran yang ada di Kabupaten Tabalong pada khususnya dan Republik Indonesia pada umumnya.
Jumlah mata rantai membelah berarti pula bahwa pada waktu daerah otonomi Kabupaten Tabalong diresmikan telah mempunyai enam buah kecamatan.
Sedangkan menara obor minyak warna hitam dan pohon karet warna coklat, melukiskan kekayaan alam yang di kandung bumi Tabalong yang telah di eksploitasi adalah minyak dan karet.
Tiang gapura warna hitam dua buah kiri dan kanan, menggambarkan letak geografis daerah Kabupaten Tabalong yang diapit dan berbatasan dengan dua buah propinsi yaitu Kalimantan Timur dan Kalimantan tengah, dimana Tabalong merupakan pintu masuk dan keluar dari dan ke propinsi Kalimantan Selatan.
Bintang bersegi lima berwarna putih, mengandung arti repleksi umum keagamaan yang menggambarkan keyakinan umat beragama, yaitu yang berkeTuhanan Yang Maha Esa dan berdasarkan Pancasila.
Sehelai pita merah tua dengan tulisan Saraba Kawa warna putih, untuk menyatakan bahwa motto dari lambang ini adalah Saraba Kawa.
Saraba Kawa adalah bahasa daerah asli yang memberi pengertian tentang perjuangan dan tekad rakyat di daerah ini untuk melaksanakan tugas kewajibannya terhdap bangsa, negara dan agama.
Saraba Kawa berarti serba bisa (semua tugas atau pekerjaan selalu dapat di kerjakan) merupakan satu-satunya tekad dari rakyat Tabalong di dalam merencanakan dan mengawasi atau memelihara bidang pembangunan mental spiritual dan pembangunan fisik material di daerah Tabalong ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/lambang-daerah-kabupaten-tabalong.jpg)