Wabah Virus Corona

Resep Sembuh dari Virus Corona Diungkap Risma, Walikota Surabaya Sebut Pokak Jahe Sembuhkan Covid-19

Resep Sembuh dari Virus Corona Diungkap Risma, Walikota Surabaya Sebut Pokak Jahe Sembuhkan Covid-19

Editor: Rendy Nicko
TRIBUN/DANY PERMANA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung ke Redaksi Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Resep Sembuh dari Virus Corona Diungkap Risma, Walikota Surabaya Sebut Pokak Jahe Sembuhkan Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Walikota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma membagikan resep yang membuat banyak pasien virus corona atau covid-19 sembuh di daerahnya.

Adalah Pokak Jahe yang jadi resep Walikota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma untuk menyembuhkan para pasien virus corona atau covid-19 di kota pahlawan itu.

Percaya tidak percaya, walau masuk zona hitam kasus Covid-19 di Indonesia, ternyata tingkat kesembuhannya cepat. Rupanya Risma punya resep untuk sembuhkan pasien virus corona, adalah Pokak Jahe.

Gaji Ke-13 PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Dipastikan Cair, Cek Tunjangan dan Estimasi Besarannya

LINK TRans7! Live Streaming Trans 7 Mata Najwa, Siap-siap Normal Baru Dipandu Najwa Shihab

Promo Baru Paket Internet Murah Telkomsel, Bonus Kuota 30 GB & 140 Menit Telepon, Ini Cara Aktivasi

Daftar Harga HP iPhone Terbaru Juni 2020, iPhone 11, iPhone 7 dan iPhone 8, iPhone 12 dan iPhone X

Karena tak heran, Menkes Terawan juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menyanjung Walikota Surabaya yang akrab disapa Risma.

Menurut pemilik nama lengkap Tri Rismaharini, jumlah penderita virus corona di Surabaya meningkat, hal itu lantaran tes swab masif baru dilakukan belakangan ini.

Tapi Risma menjelaskan, sebenarnya kasus positif Covid-19 di Surabaya malah tingkat kesembuhannya cepat.

Risma berterus terang, saat ramai disebut Surabaya menjadi zona hitam, dirinya dan jajarannya tidak memperhatikan apakah Surabaya itu masuk zona merah, biru, kuning, atau putih.

Dia menyebut, yang diperhatikan pemkot adalah warga yang sakit atau warga yang sebetulnya carrier.

Adapun yang membuat angka kasus Covid-19 terlihat melonjak di Surabaya adalah karena tes swab yang meningkat, juga hasil tes di laboratorium yang telat keluar.

"Kemarin tiga hari, 350, 137, kemudian 50 (positif) ada agak delay hasil swab kami mulai tanggal 4-7 (Juni), kenapa kemarin tinggi itu? (Tanggal) 4, 5, 6, itu belum ada hasilnya, jadi itu kumulatif tiga hari, yang hasilnya belum dapat," kata Risma, melansir wartaekonomi.co.id (10 Juni 2020).

Menurut Doni, melansir tribunnews.com (3 Juni 2020), peningkatan kasus positif covid-19 di Surabaya merupakan buah kerja keras pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan tracing dan pengambilan sampel di berbagai lingkungan masyarakat.

"Tentunya tak mudah untuk mendapatkan informasi daerah yang kawasannya banyak yang positif. Ini langkah yang strategis dan sangat cerdas," kata Doni, di Balai Kota Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Dalam kunjungan bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Doni justru menyanjung Pemkot Surabaya.

Menurut Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, pola penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya, sangat baik.

Meski kasus di Surabaya masih tinggi, dia menganggap semangat dan etos kerja di bawah komando Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini patut diapresiasi.

"Luar biasa, semangatnya dengan keterbatasan (peralatan) itu luar biasa kalau mungkin orang lain boleh menilai lain, kalau saya lihat luar biasa," katanya.

Pokak jahe

Risma pun menyampaikan, "Hari demi hari, saya melototi data pasien dan posisinya pasien itu ada di mana. Kemudian saya membuat pemetaan, karena saya lihat saya harus tahu kondisi kampung itu seperti apa, semisal dia tinggal di kampung, kemudian misalkan dia tinggal di apartemen itu posisinya seperti apa, kalau dia tinggal di rumah susun saya harus melakukan apa, kalau dia bekerja misalkan dia ada di toko dengan pegawai-pegawai, saya harus apa, kalau dia ada di pasar harus apa," kata Risma.

Selain itu, jumlah penderita virus corona di Surabaya meningkat, hal itu lantaran tes swab masif baru dilakukan belakangan ini.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah bertindak cepat dalam menangani pasien Covid-19.

Pokak jahe

"Sekampung kami lakukan tes setelah kami punya alat. Kami punya alat (PCR) kurang lebih akhir Mei. Untuk melakukan tes itu, yang saya lakukan sebelum saya punya alat adalah bagaimana memperkuat daya tahan fisik pasien tadi yang masuk ODR, OTG, masuk ODP, kemudian masuk PDP itu hanya memberikan vitamin dan telur serta saya membuat minuman tradisional pokak yang dari jahe yang bisa melancarkan dahak seperti itu," kata Risma saat menjadi narasumber acara ILC TvOne yang dibawakan Karni Ilyas pada Selasa (9/6/2020) malam WIB.

Jadi kunci rahasia ngebut kesembuhan kasus Covid-19 dengan cepat di Surabaya ada di pokak jahe.

EDITOR: Rendy Nicko

Gaji Ke-13 PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Dipastikan Cair, Cek Tunjangan dan Estimasi Besarannya

Artikel ini tayang di Gridhealth.id dengan judul Tingkat Kesembuhan Kasus Covid-19 di Surabaya Cepat, Resepnya Diumbar Risma; Pokak Jahe

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved