Berita HSS
Kembangkan Sektor Wisata, Pemkab HSS Bangun Dermaga Ni'ih
Pemkab HSS bangun Dermaga di tepi sungai Desa Ni,ih, Kecamatan Loksado untuk kembangkan pariwisata daerah setempat.
Penulis: Hanani | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemkab Hulu Sungai Selatan, telah membangun Dermaga di tepi sungai di Desa Ni,ih, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dermaga tersebut, untuk tempat finish wisatawan yang berwisata bamboo rafting dari Lokasado selain pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata.
Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry, didampingi Wakil Bupati, Syamsuri Arsyad, dan Sekretaris Daerah HM Noor meninjau Dermaga Niih, Senin (15/6/2020).
Fikry mengatakan fasilitas pemerintah daerah yang memungkinkan untuk bisa meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat sekitar adalah pariwisata, sehingga penting untuk melengkapi fasilitas pendukung sebaga pelayanan kepada wisatawan.
“Selain itu, tempat wisaa harus memenuhi syarat dan standar protokol kesehatan agar tidak terjadi kerumunan,”katanya.
• Masuk Pergantian Musim, DBD dan ISPA Perlu Diwaspadai, Kadinkes Banjarbaru Jelaskan Ini
• Buru dan Tembak Bekantan hingga Santap Dagingnya, Pria Kapuas Ini Diringkus Polisi
• BREAKING NEWS - Aditya Mufti Ariffin Mundur sebagai Calon Wali Kota Banjarbaru
• Program Serasi di Kabupaten HSS Terealisasi 425 Hektare, Begini Harapan Petani
Diharapkan, langkah tersebut terus bisa dilakukan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Loksado. Namun, untuk membuka kembali objek wisata, masih dilakukan evaluasi.
“Kalau naik rakit bamboo untuk rafting, tidak masalah antara joki dan penumpang, karena jarak duduk bisa diatur dan menggunakan masker. Cuma, pada saat kita hendak turun dari rakit, bisa terjadi kerumunan. Itu yang kita perlu siapkan aturannya. Jika Dinas Pariwisata sudah siap dengan aturannya, kita siap saja membuka kembali objek wisata ,”kata Fikry.
Selain memantau dermaga di Ni’ih, Bupati HSS dan jajaran juga memantau situasi di objek wisata Air Panas Tanuhi, yang dtutup sejak diteapkan kondisi tanggap darurat covid-19. Sebelumnya, terlebih dahulu dilaksanakan penanaman pohon di kawasan wisata air pans tersebut.Secara bertahap, kata Fikry,perluasan area wisata air panas tersebut.
“Sudah ada beberapa lahan. Tinggal ada kesepakatan termasuk sumber air panas baru. nantinya kita ak memiliki banyak sumber air panas karena unggulan wisata kita adalah wisata air panas",katanya.
Diharapkan, pembenahan dan penambahan fasilitas menarik wisatawan yang datang. Namun, untuk pembukaan kembali tergantung kesiapan Dinas Pariwisata, terutama terkait penerapan protokol kesehatan tadi.
(banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dermaga-niih.jpg)