Nasional

Cara Mengecek Tagihan Listrik PLN via Whatsapp Mulai Rabu 24 Juni, Tak Lapor akan Dihitung Rata-rata

Jika tidak mengirimkan foto angka stand meter ataupun didatangi oleh petugas PLN, pemakaian listrik diperhitungkan rata-rata 3 bulan terakhir

Editor: Rahmadhani
PT PLN (Persero) UIW KSKT
Seorang petugas PLN memeriksa meter listrik di sebuah rumah. Pihak PLN menjelaskan penyebab lonjakan tagihan listrik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PLN memberikan akses bagi pelanggan untuk mengecek tagihan listrik melalui nomor Whatsapp PLN 08122 123 123.

Pengecekan tagihan listrik PLN melalui nomor Whatapp PLN bisa dilakukan mulai hari Rabu (24/6/2020), hingga Sabtu (27/6/2020) mendtang.

PT PLN (Persero) kembali melakukan pencatatan dan pemeriksaan stand meter ke rumah pelanggan pascabayar mulai bulan Juni ini.

Namun, bagi rumah pelanggan yang masih belum bisa dikunjungi, PLN kembali menyiapkan layanan melalui Whatsapp atau WA di nomor terpusat bagi pelanggan yang ingin melaoporkan angka stand dan foto kWh meter secara mandiri.

Login www.pln.co.id, Ini Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN, Bisa Juga Chat Whatsapp 08122-123-123

Dikutip dari keterangan resmi PLN, untuk pelaporan Juni, pengiriman foto dapat mulai dilakukan besok, Rabu (24/6/2020), hingga Sabtu (27/6/2020) besok.

Pelaporan angka meteran listrik dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses lapor meteran listrik melalui WhatsApp.

Laporan dari pelanggan yang dikirimkan lewat WA tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya.

Berikut cara mengirimkan foto meteran listrik PLN via Whatsapp.

  • Hubungi PLN melalui WA di nomor 08122 123 123
  • Ketik "Halo"
  • Ketik 2 untuk melakukan baca meter mandiri
  • Baca informasi yang muncul
  • Masukan ID pelanggan
  • Jika ID pelanggan dan hari baca sudah sesuai, silakan ketik angka stand kWh meter Ambil dan kirimkan foto kWh meter (angka stand harus terlihat jelas)
  • Selesai. PLN akan melakukan verifikasi data yang telah dikirimkan pelanggan.

Jika pelanggan tidak dapat mengirimkan angka stand dan foto pada tanggal baca mandiri yang disediakan bagi pelanggan pada tanggal 24-27 Mei, maka angka stand yang akan digunakan adalah hasil dari baca petugas PLN.

Tetapi jika pelanggan tidak dapat mengirimkan foto angka stand meter ataupun tidak dapat didatangi oleh Petugas PLN, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan rata-rata 3 bulan terakhir.

Sebagai informasi, PLN menyatakan, salah satu alasan membengkaknya tagihan listrik adalah skema penghitungan rata-rata selama 3 bulan terakhir.

Pasalnya, dengan adanya perbedaan antara pencatatan rata-rata dengan angka yang tercantum dalam stand meter kWh, mengakibatkan kekurangan atau kelebihan bayar pelanggan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Tagihan Bengkak, Mulai Besok Masyarakat Bisa Kirim Foto Meteran ke PLN"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved