Tradisi Kembang Masyarakat Banjar

Rangkaian Bunga ala Banjar, Mulai Kambang Barenteng, Kupak, Ronce Melati dan Kambang Sarai

Kembang barenteng adalah rangkaian bunga-bunga segar terdiri mawar, cempaka, melati, kenanga, kembang kuning dan bunga kertas.

Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/salmah
Kembang Sarai 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASIPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rangkaian bunga atau ronce kembang dengan berbagai bentuk dan aksesorisnya menjadi pemanis keadaan bahagia maupun berduka.

Saat ini dikenal ada dua kategori rangkaian yaitu secara tradisional dan modern.

Secara tradisional terutama khas Banjar, Kalimantan Selatan, ada beberapa rangkaian bunga yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan.

Ya, biasanya rangkaian kembang dipakai untuk keperluan ritual keagamaan, kematian, pernikahan hingga menyambut pejabat penting.

Ini Makna Kembang bagi Masyarakat Banjar

Tradisi Kembang Masyarakat Banjar, Bunga ini yang Paling Banyak Dipilih dalam Acara Pernikahan

Nenek Siti, pengrajin dan penjual kembang asal Kampung Pengambangan, Banjarmasin, menjelaskan ada beberapa rangkaian kembang yang umum digunakan masyarakat Banjar.

"Ada kambang barenteng yang biasanya untuk penghias pengantin maupun penari. Juga ada rangkaian melati yang juga untuk acara-acara termasuk pula untuk menutup makam," jelasnya.

Kembang barenteng adalah rangkaian bunga-bunga segar terdiri mawar, cempaka, melati, kenanga, kembang kuning dan bunga kertas.

Sedangkan rangkaian melati sebagian besar menggunakan melati.

Ada juga yang ditambah mawar merah sebagai pemanis warna agar terlihat lebih indah.

Salasiah, penjual kembang di kawasan pemakaman umum Guntung Lua, Banjarbaru, mengatakan, adalagi rangkaian kembang berupa kembang sarai dan kupak.

"Kembang sarai itu rangkaiannya menggunakan kerangka bilah sehingga kembang bisa dirangkai berdiri dan ditancapkan," jelasnya.

Kembang sarai biasanya terdiri melati, mawar, bisa juga ditambah kembang lainnya.

Sejumlah rangkaian kembang sarai ditancapkan di gadang (gedebong/potongan batang pohon) pisang.

Adapun kupak berupa aneka kembang warna-warni antara lain 10 jenis kembang yang dirangkai dan ditancapkan di potongan gadang pisang.

Berikutnya adalah rangkaian melati untuk pemakaman. Bagaimana itu, bisa disimak pada tulisan berikutnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved