Breaking News:

Berita Jakarta

Ahok BTP Buka-bukaan Soal Gaji di Pertamina: Dapat Rp 170 Juta Tapi Enakan Gubernur Ada Dana Rp 3 M

Mantan Gubernu DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka-bukaan dan sebut sebagai Komut Pertamina mendapatkan gaji Rp 170 juta per bulan.

KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditemui usai menghadiri diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/8/2019). 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok akhirnya berani buka- bukaan berapa besar gajinya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Dalam siaran langsung Instagram @kickandyshow, Sabtu (27/6/2020) malam, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini  secara terbuka menyebutkan gajinya sebagai Komut Pertamina cukup besar dibandingkan saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebagai Komut Pertamina, dia mendapatkan gaji Rp 170 juta per bulan.

"Kalau gaji, gedean komisarislah. Jauh (dibanding sebagai gubernur). Kalau di Pertamina kita bisa dapat Rp 170 juta gaji," ujar dia.

Namun, Ahok mengaku bahwa lebih enak menjadi gubernur atau kepala daerah, jika ukurannya adalah pengaruh dan kewenangan.

VIRAL Video Sule Dipukuli Hingga Mati di Bali, Dewi: Hanya Bercak Darah yang Tersisa

Jadwal Liga Spanyol RCD Espanyol vs Real Madrid Malam Ini, Peluang Los Blancos Jauhi Barcelona

Gaya Rambut Maia Estianty Tahun 1991 Disorot, Istri Irwan Mussry Disebut Mirip Nike Ardilla

Menurut dia, keuntungan menjadi gubernur tak lain karena bisa menolong orang banyak.

"Jadi gubernur lebih enak karena bisa menolong orang banyak," kata Ahok dalam siaran langsung Instagram itu.

Dia mengemukakan, saat menjadi gubernur dia memiliki dana operasional sebesar Rp 3 miliar yang bisa dibagikan kepada masyarakat miskin, langsung ke rekening mereka masing-masing.

Bantuan diutamakan untuk menyelesaikan masalah ijazah yang ditahan sekolah karena adanya tunggakan pembayaran sekolah.

Bahkan dana operasional gubernur itu bisa bertambah jadi Rp 4 miliar jika tak memiliki wakil gubernur.

"Saya punya dana operasional Rp 3 miliar langsung dibagi ke warga miskin ke rekening dia masing-masing. Kalau tanpa gubernur bisa Rp 4 miliar," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved