Berita Tanahlaut

Bupati Tanahlaut H Sukamta Janji Sehatkan PD Baratala, Begini Strateginya

Bupati Tanahlaut menegaskan akan segera melakukan langkah-langkah khusus untuk menyehatkan PD Baratala pasca-PHK sejumlah karyawan di perusahaan itu.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
Bupati Tanahlaut, H Sukamta 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Setelah sempat berjaya selama beberapa tahun sejak dibentuk pada 2005 silam, kini Perusahaan Daerah, PD Baratala Tuntung Pandang terseok-seok.

Bahkan pada 1 Juli 2020 kemarin Plt Direktur Utama PD Baratala H Agus Sektyaji memberhentikan atau PHK (pemutusan hubungan kerja) separo (sembilan orang) karyawannya. Saat ini tersisa delapan karyawan yang dipertahankan.

PHK tersebut bertujuan untuk efisiensi mengingat kian seretnya usaha pertambangan bijih besi yang dijalankan.

Namun hal itu memunculkan tanda tanya sejumlah pihak karena di sisi lain Baratala justru merekrut tiga orang karyawan baru.

Karyawan baru tersebut termasuk yang dipertahankan. Sementara, sembilan karyawan lama yang masa kerjanya rata-rata belasan tahun justru diberhentikan.

Meski Pandemi Covid-19, Klinik Kesehatan Perguruan Tinggi di Tala Tetap Buka dan Berikan Layanan ini

1,5 Tahun Buron Setelah Lukai Penjaga Malam di Basirih, Pria Pengangguran Ini Dibekuk Polisi

Kadis Dispersip Kalsel Borong Hasil Kerajinan Penghuni Rutan Pelaihari, Inilah Suasananya

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo: Pegawai Kemenkeu akan Berkurang 7.188 dalam Lima Tahun ke Depan

Hal itu pun kini kian ramai menjadi perbincangan, termasuk di sosial media maupun grup sosial chat. Subtansi bahasan tak cuma menyangkut PHK namun melebar hingga menyentuh kompetensi pimpinan perusahaan pelat merah tersebut.

"Perusda itu sebenarnya punya peluang besar dan lebih mudah menjalankan usaha karena merupakan perusahaan milik pemerintah daerah. Namun memang memerlukan orang-orang yang visioner dn yang tak rangkap jabatan supaya fokus bekerja," cetus Rakhmad, warga Pelaihari, Rabu (8/7/2020).

Bupati Tala sebagai owner PD Baratala pun angkat bicara. Ia menegaskan akan segera melakukan langkah-langkah khusus untuk menyehatkan salah satu perusahaan daerah milik pemerintahannya itu.

Ia menerangkan Pemkab Tala saat ini memiliki empat badan usaha milik daerah (BUMD). PD Baratala merupakan prioritas ketiga untuk disehatkan.

"Alhamdulillah PD BPR yang akhir tahun 2018 mengalami kerugian Rp 1,5 M. Setelah kita tangani selama enam bulan, tahun 2019 sudah mendapatkan laba Rp 325 juta," papar Sukamta.

PDAM juga telah berhasil juga disehatkan dan diyakini bakal mendapatkan keuntungan. "Sekarang Baratala sedang kita siapkan unit-unit usaha baru agar bisa eksis. Sekaligus juga kita siapkan penyertaan modalnya, ketika penataan manajemen sudah betul betul andal. Terakhir baru PT Tala Manuntung," jelasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan PLTBg yang dibangun di PT CPKA pengelolaannya bakal diserahkan ke PD Baratala. "Disamping itu juga kita fasilitasi untuk usaha galian C. Doakan saja, mudahan akhir masa bakti kami, perusahaan ini bisa untung seperti dua perusahaan yang lain," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved