Berita Tabalong

KPU Tabalong Rapid Test Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, 30 Orang Reaktif

Rapid test terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dilakukan KPU Tabalong.Pelaksanaan rapid test pertama dilakukan, 9 Juli 2020 dan 10 Jul

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
Foto KPU Tabalong
Kantor KPU Tabalong di Jalan Tanjung Selatan, Kalsel. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Rapid test terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dilakukan KPU Tabalong. Pelaksanaan rapid test pertama dilakukan, 9 Juli 2020 dan 10 Juli 2020
di Kantor KPU Tabalong yang diikuti 615 orang dari seharusnya sebanyak 621 petugas.

Dari kegiatan rapid tes selama dua hari tersebut diketahui ada 30 orang yang hasilnya dinyatakan reaktif.

Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah, saat dikonfirmasi, mengatakan, saat rapid test yang dilaksanakan 9 dan 10 Juli 2020, ada 6 orang yang tidak berhadir.

Mahasiswi Ini Tipu Peserta Arisan Online, Diamankan Polres Kotabaru

"Hasilnya 30 orang dinyatakan reaktif dan sesuai aturan maka kami langsung lakukan pergantian terhadap petugas yang reaktif tersebit," katanya.

30 orang baru yang merupakan petugas pengganti ini kemudian menjalani rapid test hari ini, Selasa (14/7/2020).

Mereka di rapid bersama dengan 6 orang yang sebelumnya tidak berhadir di rapid test sebelumnya. Sehingga totalnya ada 36 orang.

"Jadi hari ini kita tunggu hasilnya terhadap 36 orang tersebut, kemungkinan secara resmi sore atau besok kita terima hasilnya dari dinkes," katanya.

Banjir Asamasam Tanahlaut Surut, Jalanan dan Rumah Mulai Mengering

Dari tiga hari pelaksanaan rapid test yang dilakukan KPU bersama dinkes ini, maka total PDPP yang di rapid ada 651 orang.

Sementara itu, terkait 30 orang yang sudah dinyatakan reaktif, selain harus diganti dengan petugas baru, maka datanya diserahkan ke gugus tugas dan dinkes untuk tindak lanjutnya.

Disampaikan Ardiansyah, PPDP akan bertugas untuk melakukan coklit ke lapangan mulai dari 15 Juli 2020 hingga 14 Agustus 2020.

Mereka yang ditugaskan menjadi PPDP juga dibekali lewat bimtek dan diberi kelengkapan APD.

"Saat melaksanakan tugas selain melengkapi diri dengan APD, kita juga minta ketika melakukan coklit supaya tidak masuk ke dalam rumah, diusahakan halaman saja," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved