Berita Banjarmasin
UPB UIN Antasari Gelar Webinar Tentang Ke-BIPA-an, Inilah Tujuannya
Sabanyak 119 orang yang terdiri dari kalangan Aparutur Sipil Negara, Universitas, Mahasiswa, hingga masyarakat umum, mengikuti Live Webinar Ke-BIPA-an
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASIN POST.CO.ID BANJARMASIN - Sabanyak 119 orang yang terdiri dari kalangan Aparutur Sipil Negara, Universitas, Mahasiswa, hingga masyarakat umum, mengikuti Live Webinar Ke-BIPA-an tentang Menjadi Pengajar Bahasa Asing Yang Handal di Era New Normal yang digelar oUPB UIN Antasari Banjarmasin pada Senin, (20/07/2020).
Kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB) UIN Antasari Dr.Ahmad Muradi, M.Ag, mengatakan webinar ini digelar dalam rangka menyambut tahun akademik 2020/2021.
Ada tiga seri webinar digelar oleh UPB, webinar hari ini tentang ke-BIPA-an, selajutnya Selasa tentang pembelajaran Bahasa Inggris dan Senin, 27 Juli tentang pembelajaran Bahasa Arab.
• Berwisata di Maskot HSU, Ada Wisata Air Naik Perahu Susur Sungai Negara
Muradi melanjutkan, terkait dengan tema menjadi pengajar bahasa asing yang handal di era new normal secara daring tentunya sangat memerlukan bagaimana metode/strategi mengajarkan bahasa asing kepada peserta didik, dengan disajikannya materi-materi webinar ini diharapkan akan membantu para pengajar dalam melaksanakan tugasnya, terutama bagi para pengajar UPB di lingkungan UIN Antasari Banjarmasin.
Dalam webinar ini UPB UIN Antasari menghadirkan dua orang narsumber yaitu, Prof. Arskal Salim G.P.,Ph.D (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI) menyampaikan materti tentang Wawasan Keislaman pada Materi BIPA di PTKI sesuai dengan Standar Nasional Pelatihan Pengajaran BIPA PTKI Kementerian Agama RI
Lalu, Dr H Nida Mufidah, M.Pd. yang menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Antasari dengan membawakan materi tentang Strategi Pembelajaran BIPA di PTKIN.
• Mengintip Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, Selama Pandemi Kebanjiran Orderan Face Shield
Sementara itu, Rektor UIN Antasari Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A. dalam sambutannya menyatakan apresiasi untuk UPB UIN Antasari yang telah berinisiatif dalam melaksanakan webinar dengan tema yang aktual untuk saat seperti ini.
“ Kondisi kita yang tidak bisa melaksanakan tatap muka, mau tidak mau harus menyiapkan diri bagaimana caranya agar pembelajaran secara daring tetap efektif, tentu saja kita tidak bisa berharap sama persis dengan pembelajaran tatap muka, tapi di sisi lain pembelajaran dari itu memiliki kelebihan-kelebihannya sendiri juga, itulah yang harus kita maksimalkan,” kata Mujiburrahman.
Ada beberapa poin penting yang diingatkan Rektor UIN Antasari terkait diskusi pengembangan bahasa dalam webinar ini. Pertama adalah pembelajaran bahasa Indonesia ataupun bahasa arab dan bahasa Inggris pada masa pendemi harus terus dilanjutkan dengan segala keterbatasan. Yang kedua, apresiasi terhadap bahasa Indonesia yang digunakan dalam bercakap-cakap, dalam menulis dan membaca harus terus ditingkatkan, tidak sekedar menguasai materi tata bahasa atau istilah-istilah yang rumit dalam tata bahasa
• Luna Maya & Syahrini Pertama Kalinya Kompak Menangis, BCL Ungkap Makna Lagu 12 Tahun Terindah
Terakhir adalah tentang bagaimana meningkatkan bimbingan kepada para mahasiswa dalam menulis karya Ilmiah dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
"Kedepannya kita juga harus meningkatkan skill penerjemahan teks-teks bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, dan ini saya kira merupakan kebutuhan yang mendesak di era sekarang ketika karya-karya dari negara lain harus kita baca dan tidak semuanya kita pahami dalam bahasa aslinya," pungkas Mujiburrahman. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/uin-uin.jpg)