Berita Banjarbaru
Kasus Kekerasan Menurun, Kalsel Dapat Penghargaan dari KPAI
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalsel menurun dari tahun 2018 ke 2019 sehingga mendapat penghargaan dari KPAI.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kasus kekerasan perempuan dan anak turun di Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ).
Pada tahun 2018 total ada 306 orang dan di 2019 menjadi 254 orang.
Karen itu, belum lama tadi, Pemprov Kalsel mendapat penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
"Dari penghargaan tersebut bahwa pemerintah provinsi telah berkomitmen melakukan usaha-usaha perlindungan terhadap anak dalam bentuk kebijakan-kebijakan, sosialisasi dan upaya pencegahan yang lain, memberikan penguatan kepada lembaga dan masyarakat dalam upaya perlindungan anak, serta memberikan perlindungan khusus anak," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah, kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (21/7/2020).
• Pernikahan Dini Usia Anak di Kalsel Masih Tinggi, Terbanyak Ternyata di Tempat Ini
• Melalui Portal serempak.id, Perempuan Banua Bisa Lebih Interaktif dengan Pemerintah
• Jangan Takut Mengadukan Kekerasan Seksual, P2TP2A Siap Memberikan Dukungan untuk Korban
• Penanganan Persoalan Perempuan dan Anak Jangan Sendiri-sendiri, Harus Bersinergi
Dijelaskan perempuan yang akrab disapa Ema itu, bahwa Anugerah KPAI tahun 2020 itu diserahkan secara virtual oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Dharmawati pada Rabu (22/7/2020) siang di Command Center Pemprov Kalsel, Banjarbaru.
Menurut Ema, pemberian penghargaan Anugrah KPAI 2020 kepada Pemprov Kalsel diraih tak lepas dari kebijakan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atay Paman Birin yang mendukung dan mendorong program perlindungan anak melalui Dinas PPPA.
"Semua tak lepas dari perhatian Gubernur Kalsel dalam upaya terus mendorong peningkatan kegiatan perlindungan anak di Kalsel,” kata Ema.
Anugrah KPAI 2020 juga diberikan atas upaya Pemprov Kalsel melaporkan capaian berbasis sistem informasi, Monitoring, evaluasi dan pelaporan (SIMEP).
"Selain penyelenggaraan perlindungan anak, penghargaan KPAI juga diberikan atas capaian SIMEP Pemprov Kalsel,” kata Husnul.
"Selain penyelenggaraan perlindungan anak, penghargaan KPAI juga diberikan atas capaian SIMEP Pemprov Kalsel," kata Husnul.
Anugrah KPAI diberikan bertepatan hari anak nasional setiap tahunnya. Selain pemerintah provinsi, Anugrah KPAI 2020 juga diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, kementerian/Iembaga, guru, organisasi profesi kesehatan, institusi penegak hukum, KPAD Provinsi, Anak Inspiratif, dan forum anak.
"Anugrah KPAI diberikan kepada lembaga pemerintah, non pemerintah serta profesional yang berkomitmen dalam melaksanakan perlindungan terhadap anak," tandas Ema.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-dinas-pppa-kalsel-husnul-hatimah-selasa-2172020.jpg)