Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Lampaui Puncak Harga September 2011

Harga emas mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Senin (27/7/2020). Harga emas naik 1 persen ke rekor tertinggi menjadi 1.920,9 dollar AS

Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Petugas menunjukan logam mutia di Butik Emas Antam, Komplek pertokoan DP Mal, Jalan Pemuda, Semarang, Selasa (4/8/2015). Dalam satu pekan ini harga logam mulia relatif stabil berkisar Rp 559 ribu per gram dari bulan Juli 2015 mencapai Rp 565 ribu per gram. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, TOKYO - Harga emas naik 1 persen ke rekor tertinggi menjadi 1.920,9 dollar AS per ons troi.

Dengan harga itu, emas mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Senin (27/7/2020).

Harga ini melampaui puncak yang sempat disentuh pada September 2011.

Tingginya harga emas dipengaruhi oleh ketegangan yang semakin menjadi-jadi antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Ketegangan ini mengguncang investor dan meningkatkan daya tarik aset-aset safe haven yang utamanya tak terikat pada negara tertentu.

Harga Emas Naik, Warga Banyak yang Jual

Mendekati Rp 1 Juta, Harga Emas Antam Hari Ini di Posisi Rp 988.000

Meningginya logam kuning juga dibantu oleh pelonggaran moneter agresif yang diadopsi oleh bank-bank sentral di seluruh dunia sejak pandemi Covid-19 menjerumuskan ekonomi global ke dalam resesi.

Beberapa investor khawatir tingkat pencetakan uang yang dianut sejumlah negara pada akhirnya dapat menyebabkan inflasi.

Mengutip Reuters, Senin (27/7/2020), sentimen juga tercampur dengan kenaikan teknologi yang mendukung beberapa saham Asia.

Indeks MSCI naik 1,3 persen karena TSMC Taiwan, perusahaan terbesar ketiga di Asia berdasarkan kapitalisasi pasar yang naik hampir 10 persen.

Keuntungan perusahaan pembuat chip itu mendorong saham-saham teknologi lainnya di kawasan. Kenaikan juga muncul setelah saingannya, Intel, memberi isyarat bahwa perusahaan akan berhenti memproduksi komponennya sendiri karena keterlambatan teknologi chip 7 nanometer terbaru.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved