KalselPedia

KalselPedia - Nasi Kuning Masakan Khas Banjar

Nasi kuning khas Banjar tidak menggunakan tambahan daun Jeruk Purut. Beras yang digunakan pun merupakan beras lokal Banjara yakni beras Siam.

Penulis: Leni Wulandari | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Leni Wulandari
Nasi kuning masakan khas Banjar 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nasi kuning atau beras yang dimasak dengan cara pemberian warna alami dari rempah kunyit saat ini bisa ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Sekilas sama, namun Nasi kuning di setiap daerah rupanya memiliki perbedaan yang dalam pengolahannya.

Nasi kuning yang ditemui di daerah Kalimantan Selatan berbeda dengan nasi kuning yang dimasak di daerah Jawa.

Hal itu diungkapkan langsung oleh pedagang nasi kuning,  Fatmawati di Jalan Sulawesi, kelurahan Pasar Lama, kecamatan Banjarmasin Tengah.

 

Kalselpedia : Lapangan Pendopo Bersinar Ruang Terbuka Representatif di Bumi Sarabakawa

KalselPedia - Desa Pulau Sembilan Kotabaru, Hanya 3 Pulau yang Dihuni

Kalselpedia - Masjid Agung Al Munawwarah di Kota Banjarbaru

Menurut Fatmawati, nasi kuning yang disajikan dengan lauk pendamping berupa ayam masak habang yang terbuat dari bahan cabai merah serta beberapa tambahan lainnya seperti mie tongseng dan bauran bawang goreng berbeda dengan nasi kuning di daerah Jawa.

Nasi kuning khas Banjar dalam pengolahannya tidak menggunakan tambahan daun Jeruk Purut. 

Beras yang digunakan dalam pengolahannya pun merupakan beras asli Banjar, yaitu beras Siam.

Sedangkan nasi kuning yang ditemui di daerah Jawa proses memasak saat pengolahan nasi kuning menggunakan daun Jeruk Purut.

Beras yang digunakan pun berbeda dari beras Siam yang dipakai oleh masyarakat Banjar.

Sehingga tekstur nasi saat sudah siap disajikan pun memiliki perbedaan taraf kepulenannya.

(banjarmasinpost.co.id/ leni wulandari)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved