Berita Banjarmasin

Sanggar dan Teater di Banjarmasin Ini Bawakan Keroncong Secara Daring

Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin berkolaborasi dengan Dapur Teater Kalsel menampilkan musik keroncong modern dan musikalisasi puisi secara virtual.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
SANGGAR SENI NUANSA UNTUK BANJARMASIN POST GROUP
Penampilan Sanggar Seni Nuansa 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wabah virus corona atau Covid-19 nbukan berarti seniman di Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) berdiam diri. Pemusik dan penari Banua tetap aktif unjuk kebolehan melalui during.

Seperti dilakukan Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin berkolaborasi dengan Dapur Teater Kalsel menampilkan musik keroncong modern dan musikalisasi puisi secara virtual.

"Kegiatan ini dalam rangka kumpul komunitas seni saja sekaligus mengisi di masa pandemi ini pasti banyak bermunculan kegiatan-kegiatan kesenian secara virtual, daring atau online," ucap M Mahfud Sya'bani, Koordinator Bidang Musik Sanggar Seni Nuansa, Selasa (28/7/2020).

Kegiatan ini digelar, lanjut dia, beranjak dari kesuksesan mereka mengadakan Lantunan Musik Panting Daring bulan Juni lalu.

Dijelaskan Banie, panggilan akrabnya, pertunjukan daring musikalisasi puisi ini merupakan produksi mandiri mereka.

"Rencananya syutingnya mengambil tempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel karena didukung tempat dan spotnya bagus," tandas komposer musik ini.

VIDEO Sanggar Seni Bina Banua Pendamai Banjarmasin Ajarkan Ini ke Anak-anak

Kopiah Jangang, Peci Tradisonal Bernilai Seni Tinggi Khas Kalimantan Selatan

Sanggar Ije Jela Batola Isi Acara Tayangan Virtual Kesenian HUT ke-75 RI di Istana Negara

Perpustakaan Palnam Jadi Lokasi Rekaman Video Sendra Tari Sanggar Seni Nuansa Banjarmasin

Tantri Kotak Ajak Bantu Dan Support Untuk Kelangsungan Rekan Seprofesi Seni

Misalnya, desain ruangan interior dan lingkungannya yang menarik, banyak lukisan dan mural dinding serta taman baca yang menarik.

Ditambahkannya, Perpustakaan Palnam menjadi pusat literasi dan gemar membaca. Jadi ada sinkron penyajian seni yang disuguhkan dengan tempat.

Apalagi sekarang perpustakaan sudah bertranformasi berbasis inklusi sosial menjadi wadah berkegiatan bagi masyarakat dalam hal seni dan budaya

Banie juga menceritakan, dalam penampilan during awal Agustus ini akan membawakan lagu Batatarangan (Malam Salikur) lagu Banjar ciptaannya sendiri.

Lalu ada lagu Intingan Wan Dayuhan (H. Anang Ardiansyah), Batambang Liring (DAH A.W Sarbaini), Dalan Liyane (Guyon Waton), Pamer Bojo (Didi Kempot) dan Penasaran (H Rhoma Irama).

Sebagai vokalis terdiri Fajar Alexander, Rezki dan Ema, sedangkan pemain musik Awan (panting), Yandi (biola), Rasyid (babun), Azra (keyboard), Hasbi (bass), Ahim (guitar), Andi (cak), Rafli (cuk) dan Vikrom (drum pad).

(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved