Breaking News:

Kartu Prakerja

Cairkan Insentif Kartu Prakerja Tak via www.prakerja.go.id, Dana Bisa Diambil di BNI, Gopay & OVO

Cairkan Insentif Kartu Prakerja Tak via www.prakerja.go.id, Dana Bisa Diambil di ATM BNI, Gopay, LinkAja, OVO

Tangkap layar prakerja.go.id
Cairkan Insentif Kartu Prakerja Tak via www.prakerja.go.id, Dana Bisa Diambil di ATM BNI, Gopay, LinkAja, OVO 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut panduan dan Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja

Setelah Daftar Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, pendaftar bisa dapat Insentif Kartu Prakerja. Cek cara mencairkan dana Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja.

Adapun Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja bisa melalui e-wallet ( OVO, Gopay, LinkAja ) atau ATM BNI.

Banyak peserta program Kartu Prakerja yang belum mendapatkan Insentif Kartu Prakerja sebesar Rp 600.000 belum cair per bulan, sekalipun sudah selesai mengikuti pelatihan berbasis online tersebut.

Cara Aktivasi Promo Telkomsel 15GB Rp 6 Ribu, Paket Internet Murah 10GB Cuma Rp 10 & 25GB Rp 10 Ribu

Jadwal Seleksi CPNS 2019 & Link Daftar Ulang Peserta SKB via Login sscn.bkn.go.id

LIVE RCTI - Prediksi & Live Streaming Arsenal vs Chelsea Final Piala FA, TV Online Bein Sports 2

Ternyata ada beberapa alasan di balik tertahannya pencairan insentif. Umumnya, ini disebabkan kesalahan teknis yang tidak disadari oleh para peserta.

Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing menjelaskan, insentif akan diberikan jika peserta sudah membeli pelatihan pada mitra platform digital dan menyelesaikannya. Itu merupakan kewajiban bagi para peserta.

Setelah itu, peserta harus memberikan ulasan dan rating dari pelatihan yang sudah mereka beli. Selain itu, penilaian tersebut akan dilaporkan kepada manajemen Manajemen Pelaksana (PMO) kartu prakerja setidaknya dalam dua hari.

"Berikan rating 1-5 bahwa pelatihan ini cukup membantu atau tidak dan berikan ulasannya. Itu adalah syaratanya," ungkap dia dalam webinar Katadata: Disrupsi Digital untuk Pelayanan Publik, Selasa (14/7/2020).

Oleh sebab itu, tanpa merampungkan pelatihan yang sudah dibeli dan memberikan rating juga ulasan, maka insentif tak bisa dicairkan. Menurut Hengki, banyak peserta yang belum menyelesaikan proses pelatihannya.

"Masih ada beberapa peserta yang juga sudah beli pelatihan, cuma masih ada sisa saldo yang belum digunakan, dan itu harusnya bisa dibelikan pelatihan yang lain untuk tingkatkan kompetensi mereka," katanya.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved