Travel
Pulau Sewangi Batola, Kampungnya Para Pengrajin Perahu Tradisional
Salah satu kawasan pembuatan perahu tradisional yang familiar di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada di Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Salah satu kawasan pembuatan perahu tradisional yang familiar di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada di Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, kabupaten Baritokuala.
Keberadaan pengrajin perahu di kawasan pulau kecil ini telah berlangsung puluhan tahun silam.
Hingga saat ini keberadaannya masih eksis ditangan generasi penerusnya.
Pengrajin perahu di Pulau Sewangi rata-rata masyarakat setempat.
• Mengeksplorasi Bukit Langara di Desa Lumpangi Loksado, Jalur Terjal yang Menantang
• Bukit Lentera Tempat Alternatif Bermain Sepeda Gunung yang Tak Jauh Dari Kota
Mereka belajar cara membuat perahu dari para tetua kampung yang dulunya memang berprofesi sebagai pembuat perahu.
Ketika berkunjung ke kawasan Pulau Sewangi maka dengan mudah ditemukan galangan-galangan kapal para pengrajin.
Biasanya terletak di tepian Sungai Alalak hingga halaman rumah warga yang dijadikan lokasi pembuatan perahu.
Mengenai jenis dan ukuran perahu yang diproduksi secara manual di Pulau Sewangi ini beragam.
Begitu pula bahan kayu yang digunakan.
Adapun proses pembuatan biasanya tergantung besar ukuran perahu yang dibuat.
Rata-rata untuk ukuran kecil memakan waktu sepuluh hari hingga dua minggu.
Sedangkan ukuran besar delapan dapa atau 12 meter bisa memakan waktu hingga sebulan penuh dengan mempekerjakan dua orang pengrajin.
(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20200802_tab_sentra-pembuatan-perahu-di-pulau-sewangi-kecamatan-alalak-kabupaten-baritokuala.jpg)