Berita HST

Pasar Apam dan Pakasam HST Bakal Ditata, Ini Tujuannya

Sejak Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah meratakan kios pasar apam di kawasan Pasar Keramat Barabai, pada Desember lalu. Kini kondisi pasar apam

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Pasar Keramat Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sejak Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah meratakan kios pasar apam di kawasan Pasar Keramat Barabai, pada Desember lalu. Kini kondisi pasar apam yang dirubuhkan dalam kondisi kosong.

Rencananya, Pasar Apam dan Pasar Pakasam bakal menjadi satu kawasan di Pasar Agrobisnis Tradisional Moderen Barabai.

"Memang akan jadi sentra UMKM termasuk apam dan pakasam," beber Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ali Fahmi.

Sesuaikan Kondisi Masih Pandemi, Persiapkan Peringatan HUT ke-75 RI di Kapuas

Ali membeberkan, pasar apam yang lama dibongkar karena dibangun di atas trotoar jalan yang memisahkan Pasar Agrobisnis Tradisional Moderen Barabai dengan Pasar Keramat.

Bangunan ini disinyalir menjadi penyebab mampetnya drainase. Genangan air di drainase ini menyebabkan berkembang biaknya nyamuk.

Dibeberkannya, lapak pasar apam ada 34 petak, 25 diantaranya berubah fungsi menjadi warung.

LINK SCTV! Live Streaming Man City vs Real Madrid Malam Ini di TV Online Liga Champion, Varane Yakin

Karena sudah dibongkar, ia berencana menata dalam waktu dekat. Diakuinya penataan memerlukan waktu.

Apalagi, kawasan Pasar Keramat banyak pedagangnya. Bahkan, kawasan Pasar Keramat mencapai 3 ribu pedagang.

"Dalam waktu dekat pasar apam dan pakasam akan ditata di kawasan Agrobisinis itu juga. Tapi ditata bersamaan dengan pedagang apam. Jadi pengunjung tidak bingung jika mencari oleh-oleh," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved