Pilkada Kalsel 2020
Penuhi APD untuk Pilkada Kalsel, Dinkes Kalsel Anggarkan Rp 13 Miliar
Dinas Kesehatan Kalsel telah menyiapkan anggaran Rp 13,2 milliar untuk pembelian APD pendukung kegiatan Pilkada Kalsel yang berlangsung Desember 2020
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) di Kalsel menyisakan waktu empat bulan lagi. Selain program teknis kepemiluan, ada yang juga penting dipersiapkan yakni Alat Pelindung Diri (APD).
Di Kalsel, kebutuhan APD untuk kepemiluan ini sudah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi melalui dinas kesehatan Pemprov Kalsel.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, HM Muslim, menjelaskan besaran dana untuk pengadaan APD pemilukada sebesar Rp.13.225.219.000,-
"Dana sebesar itu untuk belanja 12 Item barang. Pelaksanaan pengadaan dilaksanakan dengan metode : 1. Pengadaan E-Purchasing (E-Catalog) sesuai Perpres 16 tahun 2018; 2. Penunjukan Langsung sesuai Surat Edaran Kepala LKPP No. 03 Tahun 2020 dan Surat Komisi Pemilihan Umum RI No. 553/PP.08.2-SD/07/SJ/VI/2020, " tandas HM Muslim.
• Pilkada Kalsel 2020 - Denny Indrayana Sebut Peluang Terbuka untuk Duduki di Kalsel 1
• Pilkada Kalsel 2020 - Terima SK, Denny Indrayana-Difriadi Jadi Jagoan Gerindra
Pria yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel itu mengemukakan untuk ketersedian barang sampai saat ini cukup sulit didapatkan, terkait dengan banyaknya kebutuhan barang sejenis pada masyarakat.
"Karena itu kami tenderkan dan melalui proses lelang," kata dia.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalsel, Roy Rizali Anwar menambhakan untuk persiapan pemilu anggarannya sudah tersedia.
"Tinggal Pelaksanaan lelang, tahapan segera dilakukan. Untuk teknisnya silahkan tanya ke dinkes. Apakah barang yang dipasan. Ada tahapan yang dilaksanan,"kata dia.
• Pilkada Kalsel 2020 - Kalsel Jadi Wilayah Paling Rawan versi Bawaslu
Memang APD harus disiapkan menjelang Pemilu, semisal masker Face shield, hand sanitizer, dan sejenisnyaharus segera diadakan.
"Intinya untuk Protokol kesehatan dipemilu pemenuhan APD bisa terselenggarakan, melalui dinkes. Tapi kita back up semua dengan pihak terkait," sebut Roy. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kadinkes-provinsi-kalsel-juru-bicara-gtpp-covid-19-hm-muslim-182020.jpg)