Wabah Corona di Kalsel
Rapid Test Sasar Kepala Bidang dan Kepala Seksi di Pemkab Tapin
Rapid test akan menyasar pejabat di jenjang berikutnya, seperti kepala bidang dan kepala seksi
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses melaksanakan tes rapid bagi pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin, Sabtu (8/8/2020) kemarin.
Selanjutnya, rapid test akan menyasar pejabat di jenjang berikutnya, seperti kepala bidang dan kepala seksi di organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Itu bertujuan untuk mencari kondisi atau penanda risiko yang belum dikenali apakah terjangkit virus covid-19 atau sehat.
• Baru Nikah, Curhat Istri Rizky DAcademy Disorot, Nadya Mustika: Kamu Bukan Milikku, Aku Paham
• Pengakuan Raffi Ahmad Saat Dihipnotis Uya Kuya Bikin Nagita Syok, Kakak Syahnaz Ternyata Lakukan Ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah membenarkan tes rapid akan dilanjutkan ke jenjang berikutnya, yaitu para pejabat administator dan pejabat pengawas.
Itu setelah, Masyraniansyah melihat kesiapan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin yang dinilainya siap melakukan tes rapid pada gelombang pertama serta stok ketersediaan alat tes cepat untuk gelombang kedua.
Masyraniansyah mengakui tes cepat rapid itu sudah tidak dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan.
Namun, stok alat tes cepat yang dibeli Pemerintah Kabupaten Tapin masih tersisa sehingga dipergunakan untuk tujuan mendeteksi gejala saja.
Apabila ditemukan pejabat tinggi pratama, pejabat administator dan pejabat pengawas yang hasilnya reaktif akan ditindaklanjuti sebagai bahan referensi pelaksanaan tes usap atau swab massal.
"Rapid test sebagai bahan referensi saja. Hasilnya untuk pelaksanaan swab massal," katanya kepada wartawan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Alfian Yusuf mengatakan petugas yang melaksanakan rapid test adalah dari Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin.
Alfian Yusuf mengatakan kuota spesimen swab yang akan disalurkan Pemerintah Provinsi Kalsel di Kabupaten Tapin, sebanyak 700 spesimen swab.
"Kegiatan rapid test bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin ini hanya skrining," katanya.
Sebelumnya, Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan di rapat paripurna DPRD Kabupaten Tapin, kegiatan tes rapid dilaksanakan agar lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin terbebas dari penderita covid-19.
Bupati Tapin HM Arifin Arpan akan memberikan waktu istirahat dari aktivitas jika pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin terinfeksi covid-19 hingga dinyatakan sembuh.
(banjarmasinpost.co.id/ tar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ist_humas-pemkab-tapin-sekretaris-daerah-kabupaten-tapin-h-masyrania.jpg)