Anggrek Meratus
Taman Anggrek Kalimantan, Anggrek Tebu Raksasa Ini Asal Kalteng
Selain Anggrek Bulan Pelaihari, ada beberapa jenis tanaman asal Kalimantan yang cukup terkenal yakni Anggrek Hitam dan Anggrek Tebu.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASIN POST.CO.ID - Selain Anggrek Bulan Pelaihari, ada beberapa jenis tanaman asal Kalimantan yang cukup terkenal yakni Anggrek Hitam dan Anggrek Tebu.
Anggrek hitam termasuk dalam spesies anggrek yang banyak tumbuh di semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga daratan Papua.
Saking terkenalnya, anggrek yang mempunyai nama latin Coelogyne pandurata ini menjadi maskot kota Kalimantan Timur.
Habitat anggrek hitam ini mulai menyusut dikarenakan penurunan jumlah hutan yang kian menurun.
• Acara Pernikahan Mulai Ramai di Banjarmasin, White Henna Masih Jadi Favorit
• Taman Anggrek Kalimantan, Anggrek Bulan Pelaihari Dibeli Kolektor Lembang Rp 125 Juta
• Anjlok Rp 30.000, Harga Emas Antam di Posisi Rp 1.030.000 per Gram
Diberi nama anggrek hitam, karena anggrek satu ini memiliki kelopak yang berbentuk lidah berwarna hitam dengan sedikit corak berwarna hijau dan berbulu. Bunga jenis ini cukup harum dan biasa mekar pada pertengahan bulan Maret hingga Juni.
Selain itu, ada lagi Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum) merupakan anggrek terbesar, paling besar dan paling berat diantara jenis-jenis anggrek lainnya.
Dalam satu rumpun dewasa, anggrek tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang malai hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm.
Itulah sebabnya tanaman ini layak menyandang predikat sebagai anggrek terbesar dan terberat atau anggrek raksasa.
Anggrek tebu sering disebut juga sebagai anggrek macan, anggrek harimau, dan anggrek ratu. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sugar Cane Orchid, Giant Orchid, atau Queen of the Orchids.
Dalam bahasa latin (nama ilmiah) anggrek tebu disebut sebagai Grammatophyllum speciosum yang bersinonim dengan Grammatophyllum cominsii.
"Kemarin saya mendapatkan Anggrek Tebu dari Kalteng dan membawanya dengan mobil. Ukuran Anggrek Tebu cukup besar dan harus diangkut dengan mobil," papar Fery, salah satu pecinta Anggrek sekaligus pendiri Yayasan Anggrek Meratus Indonesia
Ciri-ciri. Ciri utama anggrek tebu adalah ukurannya yang besar. Malah dapat tumbuh mencapai ketinggian 2,5 – 3 meter dengan diameter sekitar 1,5-2 cm.
Dalam setiap malai bisa memiliki puluhan, bahkan mencapai seratus kuntum bunga yang masih-masing bunga berdiameter sekitar 10 cm. Sosok batangnya ini memang mirip dengan tebu lantaran itu kemudian anggrek ini terkenal sebagai anggrek tebu.
Bunga anggrek tebu berwarna kuning dengan bintik-bintik berwarna coklat, merah atau merah kehitam-hitaman. Bunga anggrek tebu tahan lama dan tidak mudah layu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anggrek-tebu-02.jpg)