Berita Banjarbaru
BPSMB Dinas Perdagangan Kalsel Raih Sertifikat SNI ISO dari KAN
Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Perdagangan Kalsel meraih Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI)
Penulis: Leni Wulandari | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapatkan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) sekaligus pengakuan ISO dari Komite Akreditasi Nasionalisme (KAN).
Penyerahan sertifikasi tersebut berlangsung di Jalan Panglima Batur, kota Banjarbaru provinsi Kalsel.
Sertifikat dari SNI ISO tersebut selanjutnya membuat akurasi hasil pengujian dari laboratorium BPSMB diakui secara nasional dan internasional.
Kepala Dinas Perdagangan provinsi Kalsel, Birhasani, mengatakan dalam era persaingan global dunia perdagangan dewasa ini keberadaan BPSMB tentunya sangat strategis.
• Pebisnis Bunga di Banjarbaru Kalsel ini Pasarkan Aglonema kepada Orang Kantoran
• BPSMB Kalsel Terima Sertifikasi ISO dari Akreditasi Nasional
"mengingat konsumen sudah sangat cerdas tuk memilih barang yang berkualitas dan sesuai standard produksi agar tidak berakibat merugikan dan berbahaya bagi konsumen," kata Birhasani, Kamis (27/8/2020).
Adanya pengakuan BPSMB secara nasional maupun internasional tersebut mendukung penelitian yang banyak dilakukan dari beragam perusahaan eksportir juga dalam negeri yang menggunakan jasa laboratorium tersebut.
"Banyak perusahaan eksportir maupun dalam negeri yang manfaatkan jasa laboratorium BPSMB," ucap Birhasani.
Ia juga menerangkan pengguna jasa laboratorium tersebut tidak hanya dari dalam wilayah Kalsel, nun juga dari berbagai kota lainnya.
"Tidak hanya perusahaan-perusahaan yang berasal dari Kalsel, tetapi juga luar Kalsel, yaitu provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Maluku, Jambi Sumatera Selatan maupun Lampung yang dari tahun ke tahun cakupan layanannya meluas ke berbagai provinsi," jelas Birhasani.
Selain itu, dengan cakupan uji laboratorium yang semakin diakui baik secara nasional maupun internasional tersebut, Birhasani mengungkapkan perlunya penambahan mutu SDM.
adanya penambahan SDM tersebut dimaksudkan Birhasani sebagai pendukung operasional laboratorium.
Hal itu ia ungkapkan mengingat SDM yang ada beberapa diantaranya telah memasuki masa pensiun sehingga perlunya penambahan SDM kembali.
"SDM yang dimiliki untuk operasional laboratorium tersebut tentunya perlu mendapat penambahan dari Pemprov Kalsel. Mengingat ada beberapa yang pensiun," ujar Birhasani.
• VIDEO Kepala Dinas Perdagangan Serahkan Sertifikat ISO kepada BPSMB
Penambahan SDM tersebut diharapkan oleh Birhasani dapat terus melayani uji laboratorium dan tetap diakui nilai akurasinya di mata nasional dan internasional.
"Ini diharapkan agar laboratorium BPSMB tersebut tetap eksis dan bisa memberikan dukungannya terhadap
pendapatan Asli Daerah Kalsel kedepan," ungkap Birhasani.
(banjarmasinpost.co.id/leniwulandari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penyerahan-sertifikat-sni-iso-dari-kan.jpg)