Berita Banjarbaru
VIDEO Kepala Dinas Perdagangan Serahkan Sertifikat ISO kepada BPSMB
Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, dengan memperoleh ISO, maka BPSMB sangat teruji keberadaannya.
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), H Birhasani, menyerahkan sertifikat ISO dari Akreditasi Nasional kepada Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB), Banjarbaru, Kamis (27/8/2020).
Dikatakan Birhasani, penyerahan sertifikasi ini setiap lima tahun sekali, dimulai 1997.
Prosedurnya, setiap tahun diadakan evaluasi keberadaan dari BPSMB Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel tersebut.
"BPSMB ini, setiap lima tahun sekali selalu dievaluasi dan dipantau apakah masih akurat atau mengalami kemunduran," ujarnya, saat ditemui Banjarmasinpost.co.id
Birhasani mengatakan dalam proses pemantauan dan evaluasi apabila ditemukan bahwa hasil uji dan kalibrasi di BPSM Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel menurun maka konsekuensinya kehilangan akreditasi ISO.
• BPSMB Dinas Perdagangan Kalsel Upayakan Layanan Maksimal di Era Digital
• VIDEO Aplikasi SIPUT Pelayanan Uji Kalibrasi BPSMB Kalsel
"Akreditasi ISO merupakan badan akreditasi nasional, bahkan internasional dan Alhamdulilah hingga saat ini kerberadaan BPSMB Dinas Provinsi Kalsel masih tetap eksis dan bahkan mengalami peningkatan sehingga patut diberikan akreditasi ISO ini," ujarnya.
Dengan memperoleh ISO ini, maka BPSMB sangat teruji keberadaannya. Bahkan, perusahaan-perusahaan besar pun bisa menggunakan BPSMB ini untuk pengujian dan kalibrasi.
"Selain perusahaan-perusahaan besar, bahkan yang berskala ekspor pun dapat dengan mudah memanfaatkan laboratorium BPSMB ini untuk proses pengujian mutu barang dan kalibrasi," ujarnya.
Ia juga menambahkan, di Provinsi Kalsel ada 2 laboratorium, yakni laboratorium pengujian mutu barang dan laboratorium kalibrasi.
"Kalibrasi digunakan untuk mengukur peralatan-peralatan industri, apakah masih standar atau tidak. Sedangkan keberadaan laboratorium pengujian mutu barang untuk menguji apakah mutu barang masih standar atau tidak," lanjutnya.
Ia mengatakan, keberadaan dua laboratorium ini sangat strategis sekali di dalam persaingan global perdagangan industri.
"Semua perusahaan bisa dapat memanfaatkan keberadaan BPSMB. Kualitas barang yang sudah diuji di BPSMB ini, tentunya sudah diakui secara nasional, bahkan internasional," tegasnya.
Ia menambahkan, BPSMB ini tidak hanya melayani perusahaan yang ada di daerah Kalsel tetapi di seluruh Kalimantan bahkan di luar daerah.
"Keberadaan BPSMB ini sudah mencapai 9 daerah di luar Porvinsi Kalsel yang memanfaatkannya," pungkas dia.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene Saunoah)