Berita Banjarbaru
VIDEO Aplikasi SIPUT Pelayanan Uji Kalibrasi BPSMB Kalsel
Selain menghemat waktu, juga mengurangi potensi penularan Covid-19, karena minimnya interaksi langsung
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Beberapa waktu lalu, Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan melalui Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Unit Teknis (SIPUT) yang dapat memudahkan para pelaku usaha yang ingin mendapatkan pelayanan uji kalibrasi.
SIPUT disebut akan sangat bermanfaat bagi petugas maupun para pelaku usaha.
Selain menghemat waktu, juga mengurangi potensi penularan Covid-19, karena minimnya interaksi langsung.
Kepala Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Dr. Tanwiriah, S.Kep, NS, M.M.Kes mengatakan meskipun sudah tersedia aplikasi siput, pelaku usaha tetap harus datang untuk membawa alat yang akan diuji, mengingat hal itu tidak bisa dilakukan secara online.
• VIDEO Wajib Terapkan Protokol Kesehatan di Desa Liyu Kabupaten Balangan
• VIDEO Hat-hati Melintasi Tikungan Berbahaya di Palam Banjarbaru
“Ada beberapa mata rantai yang terpotong, mereka (pelaku usaha) tidak perlu lagi datang memohon, cukup di aplikasi saja, ujarnya saat ditemui Banjarmasinpost.co.id, Kamis, (16/07/20).
Tanwiriah mengatakan pelayanan uji kalibrasi dilakukan secara langsung.
Pelaku usaha diharuskan datang untuk melewati setiap proses sesuai prosedur.
“BPSMB pelayanannya secara tatap muka. Pelaku usaha datang menunjukkan permohonan, kemudian mengisi formulir, membawa alat kalibrasi, mengambil hasil pengujian, dan mengambil sertifikat bahwa alatnya sudah diuji,” jelasnya.
Ia mengatakan uji kalibrasi penting untuk menjamin standardisasi alat seperti timbangan maupun mesin yang dimiliki pelaku usaha.
“Kalibrasi merupakan uji kembali alat, kalau ternyata alat tersebut tidak tepat, misalkan ketepatannya berkurang, maka akan menghasilkan produk yang kualitasnya turun,” ujarnya.
Tanwiriah mengatakan, kompetensi BPSMB Kalsel yang merupakan BPSMB tertua nomor dua di Indonesia tidak perlu diragukan lagi.
Sehingga, sampai saat ini bisa dipercaya untuk melayani semua provinsi yang ada di Kalimantan, maupun daerah lain seperti Jawa Tengah, Maluku, Sumatera Selatan, Halmahera, dan Riau.
“Banyak pelaku usaha yang mengujikannya ke BPSMB Kalsel. Karena, BPSMB Kalsel punya sertifikat ISO (sejak tahun 1998),” tegasnya.
Ia menambahkan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Provinsi Kalimantan Selatan, mempunyai dua Laboratorium yang sudah mendapatkan pengakuan secara Nasional dan Internasional (Terakreditasi) dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan menetapkan sistem manajemen SNI ISO.
"Laboratorium yang dimiliki BPSMB Kalimantan Selatan yaitu, Laboratorium Kalibrasi dan Laboratorium Pengujian, selain itu Laboratorium Kalibrasi BPSMB Kalsel telah mendapatkan pengakuan Akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak bulan Oktober tahun 1997 dengan No Sertifikat Akreditasi : LK - 005 -IDN, dan telah berhasil mempertahan Akteditasi nya dengan di reassesment oleh Komite Akreditasi Nasional ( KAN ) sebanyak 6 ( Enam kal )," tegasnya.