Travel
Eksotis Gunung Birah Tanahlaut, Hamparan Luas Savana Menakjubkan Dihias Gugus Pegunungan nan Elok
Gunung Birah Desa Kandanganlama Kecamatan Panyipatan Tanahlaut, menawarkan panorama alam elok dengan hamparan luas savana dikelilingi gugus pegunungan
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seperti pegunungan lainnya, Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), juga menyajikan panorama alam nan elok.
Namun pemandangan alam yang tersaji di objek wisata berjarak 30 kilometer dari Kota Pelaihari (ibu kota Tala) itu memiliki keunggulan tersendiri. Apa itu? "Savana yang luas dan begitu indah," ucap H Rosmani, sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Birah, Senin (31/8/2020).
Merujuk wikipedia, definisi savana adalah padang rumput yang dipenuhi semak atau perdu dan diselingi beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar seperti palem dan akasia. Sistem biotik itu biasanya terbentuk di antara daerah tropis dan subtropis.
Banjarmasinpost.co.id melihat secara langsung keindaan alam tersebut. Dari puncak Gunung Birah, bola mata benar-benar termanjakan oleh gugugan pegunungan dan perbukitan sekitar yang menghijau.
• Eksotis Gunung Birah Tanahlaut, Mudah Dijangkau Jalan Aspal Mulus 30 Kilometer dari Kota Pelaihari
• Pilwali Banjarbaru 2020, Martinus-Jaya Kantongi SK Tiga Partai Pengusung Siap Naik Pilkada 2020
• Subsidi Gaji Rp 600.000, Hari Ini Terakhir Perusahaan Serahkan Nomor Rekening Karyawan
Hamparan ilalang yang luas menari-nari dibelai angin yang menjelma bak gelombang lautan. Embusan angin yang bertiup lumayan kencang mampu menyeka paparan sinar matahari sehingga pengunjung tak merasakan panasnya mentari.
Dari puncak gunung juga terlihat hamparan persawahan dan permukiman Desa Kandanganlama.
Pada sisi Selatan di puncak gunung, pelancong juga dapat mengintip laut Jawa di wilayah perairan Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan.
"Asli keren panorama alamnya. Indah banget, bikin gak bisa mupon (move on) deh. Bener-bener bikin betah berlama-lama dan bikin kangen untuk balik lagi," aku Syakira, warga Banjarmasin.
Mahasiswa perguruan tinggi swasta di Banjarmasin ini mengaku telah tiga kali plesiran di Gunung Birah. Ia masih ingin kembali lagi kelak jika telah ada waktu luang.
(banjarmasinpost.co.id/idda royani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gunung-birah-tala-04.jpg)