Berita HST

Mahasiswa dan Warga Semprotkan Desinfektan di Cukan Lipai Kabupaten HST

Dua mahasiswa UMM melaksanakan program Pengabdian Masyarakat di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
ELLYA PUTRI UNTUK BPOST GROUP
Mahasiwa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama warga, bersiap melaksanakan penyemprotan lingkungan dan rumah menggunakan desinfektan di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Setelah mengajarkan warga Desa Cukan Lipai membuat antiseptik dari bahan alami, dua mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penyemprotan menggunakan desinfektan.

Dua mahasiswa ini merupakan warga Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ). Masing-masing, Ellya Putri merupakan warga Desa Cukan Lipai dan Daffa Ajie Ekantio merupakan warga Kabupaten Tanahlaut.

Mereka melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Cukan Lipai, Kecamatan Batang Alai Selatan,  Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalsel.

Dikatakan Ellya, program kerja  terakhir adalah penyemprotan desinfektan dan cairan desinfektannya dibuat dengan pembersih lantai sesuai standar WHO. Penyemprotannya dibantu warga desa.

JPU dari Kejari HST Lakukan Kasasi Berharap Nabi Palsu Dihukum, Bukan Direhab di RSJ

Gua Limbuhang Haliau di Kabupaten HST, Pesona Air Warna Biru, Gua dan Spot Swafoto yang Aduhai

Merasa Ikut Terdampak Covid, Pembakal di HST Kalsel Minta Perpanjangan Jabatan, ini Jawaban Pemkab

Dua Kepala Desa di HST Bakal Disidangkan Kasus Tipikor, Enam Kepala Desa Masih Diselidiki

"Kegiatannya sehari, warga masing-masing RT bawa tempat semprotan untuk meambil cairan itu ke kantor desa," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (31/8/2020).

Tujuan pengemprotan desinfektan itu sebagai langkah pencegahan meluasnya virus corona atau Covid-19, serta usaha meningkatkan kebersihan di lingkungan desa. "Rabu ini, 2 September 2020, Insya Allah penutupan kegiatan dan penyerahan cendera mata, juga memotong tumpeng," tukas Ellya.

Dikatakan, semua program kerja telah dilaksanakan. Mulai edukasi dari rumah ke rumah, pembuatan antiseptik, pemberian masker , mendata warga yang masuk dan keluar desa, pengecekan suhu di masjid jelang salat Jumat  dan penyemprotan desinfektan.

"Harapan kami setelah adanya PMM ini, apa yang kami berikan untuk Desa Cukan Lipai, bisa bermanfaat. Dan kami juga memberi sedikit kenang-kenangan dengan membuatkan video profil Desa Cukan Lipai yang nantinya kami siarkan melalui YouTube," pungkas Ellya.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved