Breaking News:

Tahura Sultan Adam

Penangkaran Rusa Sambar Jadi Ikon Wisata Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar Kalsel

Tahura Sultan Adam Mandiangin merupakan salah destinasi wisata unggulan di Banua dengan menawarkan eksotisme alam yang masih alami

Asita Kalsel untuk Banjarmasin Post
Salah satu objek wisata menarik di Tahura Sultan Adam 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Objek Wisata Taman Hutan Raya Tahura Sultan Adam Mandiangin merupakan taman hutan raya yang dikelola Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan berada di dua kabupaten yang berbeda yaitu Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.

Tahura Sultan Adam Mandiangin merupakan salah destinasi wisata unggulan di Banua dengan menawarkan eksotisme alam yang masih alami.

Tahura Sultan Adam Mandiangin juga masuk pada kawasan Geopark Meratus Mandiangin Geosite yang dirancang oleh Pemprov Kalsel untuk menjadi Unesco Geopark atau Geopark Internasional.

Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar Kalsel, Rasakan Sensasi Berada di Dua Puncak Tertinggi ini

"Kita akan menjadikan Tahura sebagai salah satu paket wisata yang memiliki nilai jual tinggi dan tak kalah dengan Bromo di Jawa Timur dan tempat lainnya dan tempat lainnya di Jawa," papar Sekretaris Asita Kalsel, Hj Siti Aisyah

Dijelaskan dia, bersama agen travel di Kalsel, akan berusaha mempromosikan objek wisata Tahura Sultan Adam dan tempat lainnya setiap acara di luar daerah maupun kunjungan wisatawan luar maupun manca negara.

Menurut Kepala UPT Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, saat ini ada tiga lokasi dikelola Tahura dan 23 Desa yang dikelola masyarakat.

Dijelaskanya, ekowisata Mandiangin Tahura yang menarik berupa penangkaran satwa endemik Kalimantan yang termasuk kategori langka dan dilindungi seperti bekantan, owa, rusa sambar, beruang madu dan binturung, serta spot-spot menarik lainnya.

Ada penangkaran rusa sambar dengan lahan seluas 2 hektare.

Sejak tahun 2011 didatangkan rusa sambar sebanyak 4 ekor dan sampai tahun 2018 berkembang biak menjadi 24 ekor.

Penangkaran rusa sambar ini merupakan salah satu ikon wisata Mandiangin karena pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa tersebut, sehingga memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Jarak tempuh sekitar 660 meter dari loket retribusi.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved