Travel
VIDEO Riam Batu Ampar Tabalong Mendadak Hits, Ramai Dikunjungi Wisatawan
Riam Batu Ampar, Kabupaten Tabalong, Kalsel mendadak hits, selalu ramai dikunjungi masyatakat yang berwisata
Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejak beberapa pekan terakhir ini Riam Batu Ampar, Kabupaten Tabalong, Kalsel, selalu ramai dikunjungi masyarakat.
Aliran sungai yang jadi pembatas Desa Lumbang Kecamatan Muara Uya dan Desa Teratau Kecamatan Jaro, menjadi wisata dadakan yang hits saat ini.
Pantauan banjarmasinpost.co.id, Sabtu (5/9/2020), Riam Batu Ampar ini menawarkan nuansa alam yang menarik.
Di sungainya nampak batu-batu besar terlihat muncul di permukan air sungai yang terlihat jernih.
Kemudian karena bebatuan ini juga membuat adanya riam-riam kecil yang cukup menarik. Sungai ini juga diapit daratan yang landai.
• Jadi Wisata Dadakan, Riam Batu Ampar Tabalong Ramai Dikunjungi
• Pesona Riam Sumaragi Kabupaten HSS, Sensasi Arus Jeram, Anak-anak Main Pelampung dari Sarung
Di sekitar lokasi juga sudah ada beberapa warung, terutama di daratan yang masuk wilayah Desa Lumbang.
Di sekitarnya juga masih sangat asri karena banyak pohon karet yang merupakan tanaman milik warga sekitar.
Untuk bisa menuju ke titik sungai yang pusat parhatian, bisa ditempuh dari dua jalur yakni melewati jalan Desa Lumbang atau Desa Teratau.
Kemudian dari tepi ruas jalan desa, perjalanan dilanjutkan dengan masui area hutan kecil atau kebun warga.
Di ujung perjalanan inilah nantinya bisa ditemui lokasi Riam.Batu Ampar yang saat ini tengah ramai dikunjungi warga.
Menurut warga Desa Lumbang, Sahril (62), lokasi ini sebelumya memang pernah juga didatangi orang luar untuk berkemah.
Dirinya bisa tahu karena Batu Ampar ini persis berada di dekat kebun karet milik mereka, sehingga sering bertemu dengan orang yang berkemah.
• Menjelajahi Pesona Waduk Riam Kanan di Kabupaten Banjar, Surga Bagi Pehobi Memancing
"Baru ramai sekitar dua pekan ini, mungkin karena ada yang memfoto dan memposting ke facebook," katanya.
Dengan banyaknya orang yang datang juga membawa berkah bagi dirinya dan keluarga yang bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mendirikan warung di sekitar lokasi.
"Datangnya itu dari pagi hingga sore, hari Sabtu dan Minggu yang paling banyak," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)